*Mengapa Tuhan Mengeraskan Hati Firaun?*
Keluaran 7:3 mencatat: “Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun...” Kisah ini mengajarkan beberapa prinsip rohani:
*1. Tuhan mengeraskan hati Firaun sebagai respon atas kekerasan hati Firaun sendiri*
Keluaran 7:13 menegaskan bahwa hati Firaun memang sudah keras. Allah tidak memaksa manusia menolak-Nya, tetapi mengizinkan pilihan hati yang keras berlangsung sebagai konsekuensi.
Martin Luther berkata: “Hati manusia seperti lilin di bawah matahari; bagi yang lembut ia mencair, bagi yang keras ia semakin mengeras.”
*2. Tuhan mengeraskan hati Firaun agar kemuliaan-Nya nyata*
Penolakan Firaun justru membuka jalan bagi Allah menunjukkan kuasa-Nya melalui sepuluh tulah. Apa yang tampak sebagai perlawanan dipakai Tuhan untuk menyatakan kebesaran-Nya (Roma 8:28).
*3. Tuhan mengeraskan hati Firaun untuk menunjukkan bahwa Allah menghargai keputusan manusia*
Tuhan mengetuk, bukan memaksa (Wahyu 3:20). Ketika seseorang menutup hati, Tuhan menghormati pilihannya. Tetapi bagi yang membuka hati, kasih karunia-Nya mengalir tanpa batas.
*4. Tuhan mengeraskan hati Firaun sebagai bukti bahwa Tuhan memberi banyak kesempatan*
Firaun berulang kali diperingatkan melalui Musa, namun tetap keras hati. Ini menunjukkan bahwa Tuhan sabar, tetapi tetap menanti respon yang sungguh-sungguh.
Saudara yang dikasihi Tuhan, mengeraskan hati adalah kesalahan terbesar dalam hidup. Sebaliknya, hati yang lembut menuntun kepada hikmat, kedamaian, dan kemuliaan Tuhan.
Billy Graham berkata: “Allah berbicara melalui firman-Nya setiap hari. Namun hanya hati yang lembut yang dapat mendengar suara-Nya dengan jelas.”
Kiranya kita memiliki hati yang peka, rela dibentuk, dan selalu terbuka bagi pimpinan Tuhan.
“Hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu.” (Ibrani 3:15)
Tuhan Yesus memberkati kita semua.(A27).
Cp Konseling: 0811762709 Pdt. Manser Sagala
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.