MENU
Bahaya! Persentase Timnas Menang Lawan Irak Hanya 11 Persen
WA FB
News

Bahaya! Persentase Timnas Menang Lawan Irak Hanya 11 Persen

R Editor : Redaksi Sinata | 11 Oct 2025 | 22:32 WIB
Bahaya! Persentase Timnas Menang Lawan Irak Hanya 11 Persen
Timnas Indonesia. (pssi)

Sinata.id - Bahaya besar mengintai Timnas Indonesia! Dari sembilan pertemuan terakhir melawan Irak, skuad Garuda hanya mampu mencatat satu kemenangan tipis. Statistik ini menjadi alarm keras jelang duel hidup-mati di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar Minggu (12/10/2025) dini hari WIB di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah.

Sejarah berbicara pahit untuk Indonesia. Dari sembilan bentrokan terakhir, Irak memenangkan enam laga, dua berakhir imbang, dan hanya satu yang berhasil dimenangkan oleh Indonesia. Persentase kemenangan Garuda atas Singa Mesopotamia? Hanya 11,1 persen—angka yang membuat bulu kuduk berdiri bagi para pecinta sepak bola nasional.

Lebih menyakitkan lagi, dua laga yang digelar di tempat netral juga berakhir tragis bagi Indonesia. Pada kualifikasi Piala Dunia 1974 di Sydney, Irak menang 3-2. Lalu pada Piala Asia 2023 di Qatar, Garuda takluk 1-3. Seolah di manapun pertandingan digelar, baik di tanah air, markas Irak, maupun lapangan netral, Irak tetap menjadi momok yang sulit dijinakkan.

Mental Garuda Diuji Setelah Luka Arab Saudi

Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di laga sebelumnya membuat langkah Indonesia semakin berat di Grup B. Kini, tim asuhan Patrick Kluivert berada di posisi juru kunci. Namun, atmosfer latihan jelang laga kontra Irak menunjukkan aura perlawanan. Para pemain terlihat lebih tenang, lebih fokus, dan sadar sepenuhnya bahwa inilah momen untuk membalikkan keadaan.

Patrick Kluivert, dengan wajah penuh tekad, mengakui bahwa tekanan datang dari segala arah.

"Kami tahu harapan besar bangsa ini ada di pundak kami. Sekarang saatnya bangkit, melupakan kekalahan, dan menatap laga penting melawan Irak," ujarnya dalam konferensi pers pra-pertandingan.

Susunan Terbaik Dikerahkan

Maarten Paes akan kembali berdiri di bawah mistar, menjadi tembok terakhir pertahanan Indonesia.

Empat bek sejajar: Sandy Walsh, Kevin Diks, Jay Idzes, dan Dean James, diharapkan tampil rapat menghadapi kecepatan penyerang Irak yang terkenal agresif.

Di lini tengah, Joey Pelupessy dan Thom Haye menjadi motor pengatur ritme permainan, sementara Ricky Kambuaya diandalkan untuk menembus celah pertahanan lawan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.