Getaran kuat dari Bangladesh sempat menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga WNI di luar negeri.
Namun, Kementerian Luar Negeri RI memastikan seluruh warga negara Indonesia di Bangladesh berada dalam kondisi aman, setelah gempa bermagnitudo 5,7 mengguncang negara tersebut.
Dalam laporan resmi yang dirilis Sabtu (22/11/2025), Kemlu menyebut KBRI Dhaka langsung bergerak cepat, melakukan pengecekan dan komunikasi intensif dengan komunitas WNI di wilayah terdampak.
“Semua WNI selamat. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dari pihak Indonesia,” tegas Kemlu dalam pernyataannya.
Meski bangunan KBRI Dhaka dilaporkan aman, satu rumah milik WNI mengalami retakan akibat guncangan.
Pihak kedutaan kini terus memantau kondisi di lapangan, termasuk potensi gempa susulan yang bisa membahayakan warga.
Kemlu juga mengingatkan seluruh WNI di Bangladesh untuk tetap waspada.
“Jika menghadapi keadaan darurat, segera hubungi KBRI Dhaka di nomor +880-1614-44452,” demikian imbauan yang disampaikan.
Korban Meninggal di Bangladesh Mencapai 10 Orang
Sementara itu, otoritas Bangladesh mengonfirmasi sedikitnya 10 korban meninggal dan lebih dari 350 orang luka-luka akibat gempa yang berpusat di Ghorashal, Distrik Narsingdi, sekitar 25 kilometer dari Dhaka.
Pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Empat korban meninggal dilaporkan berada di Dhaka.
Di kawasan Bangshal, pagar sebuah bangunan lima lantai runtuh dan menewaskan tiga orang.
Satu korban lainnya dilaporkan tewas akibat bangunan roboh di Mughdha.
Di Distrik Narsingdi, wilayah terdekat dari pusat gempa, lima orang meninggal dunia dan lebih dari 100 lainnya terluka, menurut keterangan Mohammad Anwar Hossain, pejabat distrik, kepada Anadolu.
Lanjutkan Membaca: PSIM Taklukkan Bhayangkara 1-0, Cahya Supriadi Jadi Tembok Kokoh di Sultan Agung
Ratusan Pekerja Garmen Luka Karena Panik
Kepanikan juga terjadi di Distrik Gazipur. Lebih dari 250 pekerja pabrik garmen mengalami luka-luka saat berebut keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.
Sedikitnya 14 bangunan di Dhaka tercatat mengalami kerusakan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.