Sinata.id - Hampir sepekan terputus dari akses utama akibat banjir besar, warga Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, akhirnya memilih bertindak.
Di tengah keterbatasan dan minimnya bantuan, masyarakat setempat bergotong royong membangun jembatan darurat berbahan kayu demi memulihkan jalur penghubung yang lumpuh total.
Langkah tersebut menjadi satu-satunya pilihan setelah jembatan utama yang menghubungkan wilayah itu rusak diterjang derasnya arus banjir.
Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terhenti, mulai dari distribusi logistik hingga mobilitas ekonomi.
Aksi swadaya warga ini terekam dan menyebar luas di media sosial.
Salah satunya diunggah akun TikTok @TOKO DAMRY, dikutip Rabu (17/12/2025).
Video tersebut memperlihatkan langsung perjuangan warga yang mempertaruhkan keselamatan demi keluar dari isolasi.
Dalam rekaman itu, tampak sejumlah warga bergantian menyeberangi sungai melalui jembatan kayu sederhana yang mereka bangun sendiri.
Di bawahnya, arus sungai masih mengalir deras, sementara struktur jembatan terlihat minim pengamanan dan jauh dari kata layak.
Meski berisiko tinggi, semangat warga tak surut.
Suara perekam video terdengar menyuarakan kebanggaan atas upaya kolektif yang mereka lakukan.
Ia menyebut jembatan darurat tersebut sebagai akses vital yang membuka kembali harapan bagi warga Beutong Ateuh.
Kesadaran akan bahaya tak membuat mereka mundur.
Dengan penuh kehati-hatian, kendaraan roda dua satu per satu berhasil melintasi jembatan.
Keberhasilan itu disambut rasa lega dan syukur, menandai berakhirnya isolasi yang selama ini membelenggu.
Aksi tersebut ditutup dengan seruan penyemangat kepada seluruh warga yang terlibat, mencerminkan kuatnya solidaritas di tengah situasi darurat.
Jembatan darurat Beutong Ateuh kini bukan sekadar akses sementara, melainkan simbol ketangguhan, kebersamaan, dan daya juang masyarakat desa.
Di tengah bencana, gotong royong kembali menjadi kekuatan utama warga untuk bertahan dan bangkit. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.