Sementara itu, PLN menyebut sebelum gangguan terjadi pada pukul 18.30 WIB, sistem kelistrikan Sumatera dalam kondisi normal dan terintegrasi.
Saat itu terdapat aliran daya besar menuju Sumatera Barat melalui koridor transmisi Jambi, tepatnya jalur Muara Bungo–Sungai Rumpeh.
Karena itu, gangguan pada jalur tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya pasokan daya dalam jumlah besar dan memicu blackout pada sistem interkoneksi Sumatera.
Nunung menegaskan hingga kini pihaknya tidak menemukan adanya indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.
“Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, bentuk kabel yang putus juga memperkuat dugaan tidak adanya sabotase karena kerusakan kabel terlihat berbentuk serabut dan tidak rapi seperti hasil pemotongan disengaja.
Saat ini, kondisi sistem kelistrikan di Sumatera disebut telah pulih sepenuhnya dan pasokan listrik kembali normal 100 persen. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.