Sinata.id - Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku begal modus asmara setelah aksi penyerangan di Jatiasih, Bekasi, terekam CCTV dan viral di media sosial. Korban yang dijebak melalui ajakan bertemu perempuan secara online dibacok dan dirampas motornya pada Minggu (16/11/2025) dini hari, sebelum kasusnya dilaporkan dan ditindak cepat oleh polisi.
Polisi bergerak cepat. Dalam hitungan jam, Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meringkus lima orang, dua perempuan dan tiga lelaki, yang diduga terlibat dalam pembegalan dengan modus rayuan asmara.
Rekaman yang diunggah akun Instagram jakarta.kabarku memperlihatkan dua sepeda motor berhenti mendadak, lalu seorang pria terkapar dengan luka bacok.
Narasi pengunggah menambah gambaran mencekamnya kejadian, korban dijebak lewat ajakan bertemu seorang perempuan yang baru dikenalnya secara online.
“Teman saya diajak ketemu tengah malam. Pas melintas, tiba-tiba dibacok di punggung karena melawan,” tulis akun tersebut, kini ramai dikomentari warganet, dikutip Sabtu (22/11/2025).
Informasi dihimpun, aksi itu terjadi Minggu, 16 November 2025, sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban yang melintas sendirian di Jalan Benda, Jatiasih, mendadak diadang sekelompok orang bersenjata celurit.
Motor dan barang miliknya raib dirampas setelah ia diserang.
Tak menunggu lama, korban melapor ke kepolisian.
Polda Metro Jaya langsung merespons. Hanya dalam satu hari, seluruh terduga pelaku berhasil diamankan.
“Setiap laporan masyarakat kami tindak secara cepat dan profesional. Ini komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan publik dan menegakkan hukum,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Kombes Budi menjelaskan skema yang digunakan kelompok ini.
Perempuan menjadi umpan, menghubungi target melalui media sosial lalu mengatur pertemuan.
Saat korban tiba di lokasi, komplotan lainnya muncul membawa senjata tajam dan melakukan serangan.
“Pelaku menodongkan celurit, melukai korban, lalu merampas motor serta barang berharganya,” jelasnya.
Kini, kelima tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.
Penyidik masih mendalami peran masing-masing dan menelusuri kemungkinan korban lainnya. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.