Mengampuni adalah melepaskan beban kebencian dan menyerahkan keadilan kepada Tuhan.
Ketika seseorang memilih untuk mengampuni, ia sedang membuka pintu bagi:
kedamaian hati pemulihan hubungan kesehatan rohani dan berkat Tuhan dalam hidupnya
Sebaliknya, menyimpan dendam hanya akan merusak hati, pikiran, dan hubungan dengan Tuhan.
Belajar Mengampuni Seperti Kristus
Sebagai pengikut Kristus, setiap orang percaya dipanggil untuk meneladani sikap Yesus.
Pengampunan yang Yesus ajarkan bukanlah pengampunan yang bersyarat, tetapi pengampunan yang lahir dari kasih dan kerendahan hati.
Ketika kita mengampuni orang lain, kita sedang mencerminkan karakter Kristus dalam kehidupan kita.
Mengampuni memang tidak mudah, tetapi pengampunan adalah jalan menuju kebebasan rohani dan damai sejahtera dari Tuhan.
Yesus telah memberi teladan yang sempurna ketika Ia mengampuni mereka yang menyalibkan-Nya. Oleh karena itu, sebagai umat Tuhan, marilah kita belajar untuk melepaskan dendam dan memilih mengampuni.
Sebab pada akhirnya, orang yang mengampuni bukanlah orang yang kalah, tetapi orang yang menang atas kebencian dan dosa.
Shalom.
Mari berlomba-lomba melakukan kebajikan, hidup dalam kasih, dan selalu siap mengampuni seperti Kristus telah mengampuni kita.(A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.