1. Apa yang menyebabkan kasih banyak orang menjadi dingin (ayat 12)?
2. Mengapa banyak orang memilih untuk murtad di tengah penderitaan (ayat 10–12)?
3. Apakah Anda sudah mempersiapkan diri secara iman untuk menghadapi semuanya itu (ayat 6–13)?
4. Langkah iman apa yang akan Anda ambil sebagai respons atas firman Tuhan hari ini?
Bencana dan penderitaan bukanlah tanda absennya Tuhan, melainkan peringatan agar manusia kembali kepada-Nya.
Firman Tuhan menegaskan bahwa semua yang terjadi tidak pernah lepas dari rencana dan kedaulatan Allah. Di tengah dunia yang semakin gelap, orang percaya dipanggil untuk tetap berjaga-jaga, memelihara kasih, serta bertahan dalam iman sampai pada kesudahannya.
Saat teduh bukan hanya waktu merenung, tetapi momentum memperteguh kepercayaan bahwa Tuhan tetap memegang kendali.
Kiranya setiap peristiwa yang mengguncang dunia justru menguatkan kita untuk hidup setia, berjaga, dan menjadi saksi Kristus di tengah zaman yang penuh tantangan.
Tetaplah bersaat teduh.
Tuhan menyertai dan meneguhkan iman kita semua.(A27).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.