MENU
Bencana Tapteng: Sibolga Terendam, Rumah Rata, Banyak Titik Longsor, J...
WA FB
News

Bencana Tapteng: Sibolga Terendam, Rumah Rata, Banyak Titik Longsor, Jaringan Komunikasi Ikut “Tenggelam”

R Editor : Redaksi Sinata | 25 Nov 2025 | 18:14 WIB
Bencana Tapteng: Sibolga Terendam, Rumah Rata, Banyak Titik Longsor, Jaringan Komunikasi Ikut “Tenggelam”
Banjir dan longsor di Tapteng dan Sibolga mengubah permukiman, jalan, dan ratusan hektare sawah menjadi 'danau'. (Ist)

Warga menyebut, sejak banjir meluas, peta kampung mereka seakan berubah total.

Titik-titik yang dulu jadi jalan pintas kini ditutup air.

Anak-anak tak lagi berlarian di lapangan, melainkan hanya bisa melihat halaman rumah yang berubah menjadi “danau” di depan mata.

Longsor Memperparah Kondisi, Akses dan Layanan Publik Terganggu

Di tengah genangan yang makin meluas, longsor di sejumlah titik memperburuk situasi.

Di jalur Sibolga–Tarutung, longsor di dua titik di Kecamatan Sitahuis membuat jalan nasional itu lumpuh.

Antrean kendaraan mengular panjang, sopir dan penumpang terpaksa menunggu di tengah ancaman hujan susulan.

Di Kecamatan Pandan, sebuah bangunan SMP negeri dilaporkan roboh akibat gerusan tanah dan longsor di sekitarnya.

Tanggul PLTA Sihaporas juga terdampak, membuat kekhawatiran banjir lanjutan semakin besar.

Di beberapa kecamatan lain seperti Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, dan Tapian Nauli, longsor menutup badan jalan dan mengancam rumah-rumah di lereng.

Di lokasi-lokasi ini, warga memilih siaga di luar rumah atau mengungsi karena takut sewaktu-waktu rumah mereka ikut “hilang” di bawah material tanah.

Data Terhambat, Jaringan Komunikasi Ikut “Tenggelam”

Tak hanya permukiman dan sawah yang seolah menjadi danau, jaringan komunikasi pun ikut “tenggelam”.

Kepala Dinas Kominfo Tapteng, Sonny Juanda Nasution, mengonfirmasi gangguan jaringan seluler di sejumlah titik sejak siang.

“Terganggu semua jaringan Telkomsel Sibolga–Tapteng, khususnya Pandan, sejak sekitar jam 11 siang sampai sekarang masih belum bisa komunikasi,” ucapnya, Selasa (25/11/2025).

Akibatnya, proses pengumpulan data bencana, koordinasi bantuan, dan pelaporan kondisi lapangan menjadi tersendat.

Banyak informasi hanya bisa sampai ke posko melalui kurir, kendaraan dinas, atau laporan lisan warga yang datang langsung.

Pemerintah Siaga, Warga Diminta Waspada

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyatakan pihaknya bersama Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD terus menggelar operasi tanggap darurat.

Evakuasi warga, pendirian dapur umum, penyaluran logistik, dan layanan kesehatan darurat dilakukan di sejumlah titik aman.

“Longsor dan banjir serta banjir bandang di berbagai lokasi mengakibatkan ribuan rumah terendam. Warga sudah kita evakuasi ke tempat yang lebih aman, dan bantuan darurat terus disalurkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.