"Imbasnya pasti ada ke belanja modal. Tapi kami akan perhatikan, anggaran belanja untuk rakyat, seperti belanja pembangunan maupun pemeliharaan jalan, drainase, irigasi dan lainnya, akan tetap menjadi prioritas," tuturnya.
Katanya, meski ada pengurangan pendapatan, ia tetap berharap, APBD Tahun 2026 tetap dapat menghasilkan program anggaran yang optimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Tak lupa Daud juga mengingatkan Pemko Pematangsiantar dan Pansus DPRD untuk Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan potensi PAD.
Ia mencontohkan pemanfaatan aset yang selama ini tidak menyumbang pendapatan, agar diinventarisir, lalu diberdayakan untuk meningkatkan PAD. Serta menekan tingkat kebocoran pendapatan dari sektor pajak dan retribusi. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.