Jakarta, Sinata.id - Komisi X DPR RI menyatakan komitmennya mendukung langkah pemerintah bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam memperkuat pembinaan sepak bola nasional.
Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas tim nasional agar mampu mewujudkan target tampil di Piala Dunia 2030, termasuk melalui kebijakan yang kuat, program berkelanjutan, serta alokasi anggaran yang memadai.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menilai kegagalan Tim Nasional Indonesia pada periode sebelumnya harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus pemicu semangat untuk meraih capaian yang lebih besar di masa mendatang.
Menurutnya, kekecewaan karena belum berhasil menembus Piala Dunia tidak boleh membuat upaya pembinaan terhenti. Justru sebaliknya, Indonesia perlu memiliki sasaran yang tegas dan diperjuangkan secara kolektif, dengan Piala Dunia 2030 sebagai tujuan utama.
Komisi X, lanjut Kurniasih, mendorong penguatan pembinaan sepak bola dari berbagai sisi, terutama konsistensi pelaksanaan program oleh kementerian terkait dan PSSI, serta dukungan pembiayaan yang mencukupi.
Ia menekankan bahwa pembinaan timnas harus mengikuti prosedur dan standar internasional agar Indonesia mampu bersaing di kancah global.
Ia juga menegaskan bahwa pemenuhan seluruh standar pembinaan menjadi kunci agar Indonesia tidak sekadar lolos, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.
Kurniasih meyakini potensi Tim Nasional Indonesia sangat besar. Namun, potensi tersebut hanya dapat berkembang optimal jika ditopang oleh sistem pembinaan jangka panjang, pendanaan yang berkelanjutan, serta program pelatihan yang merujuk pada standar sepak bola internasional.
Dengan dukungan masyarakat, pengelolaan anggaran yang tepat, serta pelatihan yang berkualitas, ia optimistis timnas Indonesia dapat berkembang signifikan dan tampil kompetitif pada Piala Dunia 2030.
Selain fokus jangka panjang, Kurniasih menilai penting adanya indikator jangka pendek untuk mengukur keberhasilan pembinaan.
Komisi X DPR RI, katanya, akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja PSSI, termasuk dalam proses penunjukan pelatih timnas baru agar sejalan dengan target pembinaan serta penggunaan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Ia berharap pelatih yang dipilih memiliki visi kuat dalam membangun karakter, semangat juang, dan kemampuan teknis para pemain, sehingga pembinaan berjalan terarah dan berkesinambungan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.