MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Aek Natas Ditemukan, Kondisinya Bi...
WA FB
Regional

Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Aek Natas Ditemukan, Kondisinya Bikin Pilu

T Editor : Tigor Munthe | 01 Jun 2026 | 21:42 WIB
Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Aek Natas Ditemukan, Kondisinya Bikin Pilu
Proses evakuasi bocah 8 tahun oleh petugas SAR. (Foto: Basarnas Medan)

LABUHANBATU UTARA, Sinata.id  – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang anak yang dilaporkan hanyut dan terseret arus Sungai Aek Natas di Dusun I Badarussalam, Desa Rombisan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Senin (1/6/2026).

Korban bernama Zidan (8) ditemukan pada pukul 16.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan sejak siang hari.

Korban ditemukan sekitar tujuh kilometer dari lokasi awal kejadian atau lokasi korban pertama kali dilaporkan hanyut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, selaku Search Mission Coordinator (SMC), mengatakan proses pencarian dilakukan dengan mengerahkan berbagai metode dan peralatan khusus pencarian dan penyelamatan di perairan.

"Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian menggunakan metode assessment dengan Aqua Eye di sekitar lokasi kejadian, kemudian dilanjutkan penyisiran permukaan sungai ke arah hilir menggunakan perahu rafting milik Basarnas dan BPBD Labuhanbatu Utara," ujarnya.

Selain penyisiran di atas permukaan air, petugas juga melakukan pemantauan di sepanjang bantaran sungai guna memperluas area pencarian dan mempercepat penemuan korban.

Menurut Hery, kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian. Namun seluruh unsur yang terlibat terus berupaya maksimal hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.

"Korban ditemukan pada sore hari sekitar pukul 16.10 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban," katanya.

Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Tanjung Balai Asahan, Polsek Aek Natas, BPBD Labuhanbatu Utara, perangkat desa, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Dalam pelaksanaannya, Tim SAR Gabungan didukung sejumlah peralatan, di antaranya perahu rafting, Aqua Eye, perlengkapan water rescue, peralatan medis, alat komunikasi, alat pelindung diri (APD), serta kantong jenazah.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai.

Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah menerima ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama proses pencarian berlangsung. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.