MENU
Bupati Simalungun Tutup MTQ ke 51, Kecamatan Bosar Maligas Juara Umum
WA FB
Berita

Bupati Simalungun Tutup MTQ ke 51, Kecamatan Bosar Maligas Juara Umum

R Editor : Redaksi Sinata | 05 May 2025 | 21:54 WIB
Bupati Simalungun Tutup MTQ ke 51, Kecamatan Bosar Maligas Juara Umum
IMG-20250505-WA0007

Simalungun, Sinata.id - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 51 Tingkat Kabupaten Simalungun Tahun 2025 yang digelar mulai 2 s/d 4 Mei 2025 dipusatkan di Lapangan Persifera PTPN IV Kebun Dolok Sinumbah Kecamatan Huta Bayuraja secara resmi ditutup, Minggu malam (4/5/2025).

Penutupan MTQ tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih didampingi Forkopimda, Ketua TP PKK Ny Darmawati Anton Achmad Saragih dan undangan terbatas.

Penutupan MTQ ini ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penurunan bendera LPTQ. Diawali dengan persembahkan tarian multi etis (Simalungun, Melayu, Pakpak, Karo Angkola, dan Toba) yang dibawakan siswa/i SMK Alwashliyah 2 Perdagangan.

Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Sari Magfiro, dan do'a dipimpin oleh Tuan Guru Syekh Karimuddin (pimpinan Pondok Pesantren Darulhikmah).

Berbagai cabang perlombaan sudah dipertandingkan dalam pelaksanaan MTQ ke-51 Tingkat Kabupaten Simalungun ini dan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

"Sudah kita lihat dalam pelaksanaan MTQ hari ini, penghafal-penghafal Al-Qur'an dan hadist-hadist, kaligrafi di pertandingan dan tentunya ini merupakan keberhasilan kita semua,"kata Bupati dalam sambutannya.

Bupati menyampaikan bahwa, Kabupaten Simalungun terdapat 413 desa dan kelurahan, oleh karena itu, untuk tahun depan pelaksanaan MTQ ini dimulai dari bahwa, artinya dimulai dari nagori.

"Karena banyak Nagori yang berprestasi namun tidak sampai ke tingkat kabupaten. Untuk itu kita mulai dari tingkat nagori, kemudian kecamatan dan masuk ke kabupaten agar keinginan mempelajari Al-Qur'an dapat terlaksana,"ujar Bupati.

"Dan anak-anak kita tentunya bisa menekuni kembali isi kandungan Al-Qur'an dan mengaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari,"imbuh Bupati.

Sebab, menurut Bupati masih banyak di daerah-daerah di Simalungun ini anak-anak yang belum memprakteknya apa yang sudah dilakukan dalam MTQ ini.

"Karena kita tahu masih banyak kita lihat di seluruh daerah-daerah di kabupaten Simalungun ini yang saya lihat baik itu pada shalat subuh, juhur, asar, terutama maghrib, anak-anak masih banyak yang belum memprakteknya apa yang sudah dilakukan dalam MTQ ini,"kata Bupati.

Oleh karena itu, Bupati berharap MTQ ini tidak sebagai ajang serimoni saja akan tetapi menjadi sarana untuk belajar memahami isi kandungan Al-Qur'an, sehingga anak-anak yang dari Nagori bisa mengikutinya. "Insyaa Allah tahun depan pelaksanaan MTQ bisa lebih ramai lagi,"kata Bupati.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.