“Saya pesan kepada semua yang bekerja di sini: jaga kebersihan dan lakukan yang terbaik, karena penerima manfaat adalah masyarakat kita sendiri. Satgas hadir bukan untuk menghalangi, melainkan memastikan standar higienitas terpenuhi,” ujar bupati.
Pemkab Taput menargetkan agar seluruh penerima manfaat MBG di wilayahnya dapat terlayani sepenuhnya pada tahun 2025. SPPG Marsiurupan diharapkan menjadi perintis (pioneer) dan role model bagi SPPG lainnya. Ke depan, sasaran program akan diperluas tidak hanya bagi anak sekolah, tetapi juga untuk anak baru lahir, ibu hamil, serta kelompok masyarakat rentan gizi lainnya. (A1)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.