Jakarta, Sinata.id - Soto ayam khas Semarang menjadi pilihan menu sahur yang hangat dan bergizi berkat kuah beningnya yang gurih. Hidangan ini menghadirkan paduan ayam suwir, suun, tauge, daun bawang, dan seledri, disajikan dengan nasi putih dalam mangkuk kecil agar rasa kaldu lebih terasa.
Racikan khas Semarang menekankan kuah yang bening namun kaya rasa. Penyajian dapat dilengkapi jeruk nipis, sambal rawit, bawang goreng, dan kerupuk untuk menambah sensasi gurih dan segar. Hidangan ini juga sering dipadukan dengan lauk pelengkap seperti sate, perkedel, dan tempe goreng.
Untuk membuatnya, siapkan satu ekor ayam kampung atau ayam negeri yang dipotong menjadi empat bagian dan direbus dengan dua liter air menggunakan api kecil. Sementara itu, tumis bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, kemiri, merica butiran, kunyit, jahe, dan garam hingga harum, kemudian tambahkan gula pasir, daun salam, daun jeruk, dan serai. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan ayam dan masak hingga daging empuk. Setelah matang, angkat ayam dan suwir-suwir dagingnya.
Baca: 10 Resep Jamu Herbal Penjaga Imunitas Tubuh
Siapkan isian berupa suun yang telah diseduh air panas hingga lunak dan tauge yang sudah dibersihkan. Susun suun, tauge, dan ayam suwir dalam mangkuk, lalu siram dengan kuah kaldu panas. Taburi dengan bawang putih goreng dan daun seledri, sajikan bersama irisan jeruk nipis dan sambal rawit sesuai selera.
Soto ayam Semarang dengan kuah bening ini dapat dinikmati untuk empat porsi dan membutuhkan waktu sekitar 60 menit dengan tingkat kesulitan sedang. Hidangan ini cocok sebagai menu sahur yang menghangatkan sekaligus menyehatkan, mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan yang tersedia. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.