Warga yang mendengar teriakan panik langsung berhamburan keluar, menangkap pelaku, dan membawa korban ke puskesmas terdekat.
Polisi yang menerima laporan segera tiba di lokasi dan mengamankan tersangka berikut barang bukti, pisau sepanjang 29 cm, helm kerja warna kuning, dan baju daster korban yang berlumuran darah.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku menyiapkan senjata itu sebelumnya, menunjukkan adanya unsur perencanaan.
“Motifnya cemburu buta. Tersangka merasa dikhianati, padahal belum tentu benar,” kata Ipda Novra.
Kini, Rozali harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.