MENU
Charlie Kirk, Aktivis Pendukung Israel Ditembak Mati di Depan Publik,...
WA FB
Berita

Charlie Kirk, Aktivis Pendukung Israel Ditembak Mati di Depan Publik, Pelaku Ditangkap!

R Editor : Redaksi Sinata | 13 Sep 2025 | 15:00 WIB
Charlie Kirk, Aktivis Pendukung Israel Ditembak Mati di Depan Publik, Pelaku Ditangkap!
Charlie Kirk.

Utah, Sinata.id – Aktivis konservatif Amerika Serikat sekaligus pendiri Turning Point USA, Charlie Kirk, ditembak mati saat menghadiri debat publik di Utah Valley University, Rabu (10/9/2025).

Kirk, yang dikenal sebagai sekutu dekat mantan Presiden Donald Trump dan pendukung Israel garis keras, sempat dilarikan ke rumah sakit setelah peluru menembus lehernya. Namun, nyawanya tak tertolong.

Dalam pernyataan di platform X, Donald Trump menyampaikan belasungkawa.

“Charlie Kirk yang agung dan legendaris telah meninggal dunia. Ia dicintai dan dikagumi semua orang, termasuk saya. Melania dan saya menyampaikan simpati untuk istrinya, Erika, dan seluruh keluarga,” tulis Trump.

Kronologi Penembakan

Sebuah video amatir yang tersebar di media sosial menunjukkan Kirk sedang berbicara di bawah tenda bertuliskan slogan “The American Comeback” dan “Prove Me Wrong”.

Tiba-tiba terdengar satu kali tembakan. Kirk tampak mengangkat tangan kanannya ketika darah mengucur deras dari leher kirinya.

Penonton berteriak histeris dan sebagian melarikan diri.

Kantor berita Associated Press mengonfirmasi lokasi penembakan berada di halaman Sorensen Center, Utah Valley University, tempat Kirk dijadwalkan berpidato.

FBI kemudian merilis foto tersangka dan menemukan senapan bolt-action yang diyakini digunakan pelaku. Pihak berwenang menduga penembakan bermotif politik.

Perburuan dan Penangkapan Pelaku

Presiden Trump mengumumkan pelaku pembunuhan telah ditangkap setelah operasi pencarian besar-besaran melibatkan ratusan aparat dari 20 lembaga penegak hukum.

Menurut Trump, seorang penegak hukum sekaligus pendeta menyerahkan pelaku kepada US Marshal.

Gubernur Utah Spencer Cox menegaskan pihaknya menyiapkan tuntutan hukuman mati atas tindakan tersebut.

Kasus ini mengguncang publik Amerika.

Wakil Presiden JD Vance mengantar langsung peti jenazah Kirk menggunakan pesawat resmi Air Force 2 menuju kampung halamannya di Phoenix, Arizona.

Rekaman memperlihatkan Vance membantu memindahkan peti jenazah ke pesawat.

Ratusan warga dan mahasiswa menghadiri acara peringatan di Orem Park dan Utah Valley University.

Mereka mengenakan topi merah bertuliskan MAGA, membawa bendera Amerika, dan menggelar doa bersama.

“Kami merasa kehilangan seperti kehilangan saudara sendiri,” ujar Dave Sanchez (26), salah satu mahasiswa.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.