Beijing, Sinata.id – Kapal induk terbaru China, Fujian resmi mengarungi lautan setelah diumumkan dalam acara besar akhir pekan lalu. Inilah kapal induk ketiga China, yang dirancang dan dibuat di dalam negeri. Kehadirannya menandai babak baru dalam upaya militer China memoderninasi bidang maritim.
Kapal induk Fujian disebut membawa teknologi canggih yang belum pernah digunakan sebelumnya oleh kapal induk China lainnya.
Sistem peluncur elektromagnetik di dek pesawat memungkinkan jet tempur berat berangkat dengan muatan penuh, termasuk pesawat pengintai dan jet siluman generasi terbaru.
Kemunculan Fujian jadi sebuah loncatan besar mengingat kapal-kapal sebelumnya masih pakai landasan miring yang membatasi bobot pesawat dan senjata saat lepas landas.
Lebih dari itu, Fujian juga simbol perubahan besar dalam strategi militer China di bawah kepemimpinan Xi Jinping yang ingin mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat.
Kapal ini jadi andalan baru untuk mempertahankan dan menguasai wilayah strategis seperti Laut China Selatan dan sekitarnya — area yang kerap jadi sorotan geopolitik.
Berikut sejumlah informasi yang kami rangkum tentang Kapal Induk Fujian:
Teknologi dan Kapasitas
-Kapal induk ketiga China dan pertama hasil desain domestik, menandai kemajuan besar industri pertahanan nasional.
- Sistem peluncur katapel elektromagnetik (EMALS) memungkinkan jet tempur lepas landas dengan beban senjata penuh, mengoptimalkan operasi udara.
- Lebih mandiri dalam pengintaian laut, karena Fujian dapat mengirim pesawat pengintai sendiri tanpa bergantung pada dukungan darat.
- Kapal ini belum menggunakan tenaga nuklir, masih berbahan bakar konvensional, dengan jangkauan sekitar 8.000–10.000 mil laut.
- Dibanding kapal induk AS yang lebih besar dan bertenaga nuklir, Fujian sedikit lebih kecil dengan bobot sekitar 80.000 ton.
Lomba Kapal Induk Global
- China kini punya tiga kapal induk aktif, tertinggal dari AS yang mengoperasikan 11 kapal induk canggih berbahan bakar nuklir.
- Kapal induk baru cukup penting untuk meningkatkan kemampuan operasi laut jauh dan memperkuat posisi militer dalam persaingan global.
- Negara lain yang punya kapal induk termasuk Inggris, Italia, India, Prancis, Rusia, dan Spanyol, namun jumlahnya masih jauh di bawah AS dan China.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.