MENU
Ciri Darah Tinggi Kumat yang Sering Tidak Disadari
WA FB
News

Ciri Darah Tinggi Kumat yang Sering Tidak Disadari

R Editor : Redaksi Sinata | 02 Sep 2025 | 20:07 WIB
Ciri Darah Tinggi Kumat yang Sering Tidak Disadari
Ilustrasi.

10. Perubahan Mental dan Konsentrasi Menurun

Beberapa pasien melaporkan mudah marah, sulit berkonsentrasi, atau merasa gelisah berlebihan. Perubahan kondisi psikis ini berhubungan dengan ketidakseimbangan sirkulasi darah di otak.

Faktor yang Memicu Darah Tinggi Kumat

Banyak hal dapat menjadi pemicu tekanan darah naik secara mendadak. Di antaranya:

  • Stres emosional: Situasi penuh tekanan dapat merangsang hormon adrenalin yang menyebabkan pembuluh darah menyempit.

  • Konsumsi garam berlebih: Natrium tinggi dalam makanan memperburuk retensi cairan dan meningkatkan tekanan darah.

  • Kurang tidur: Pola istirahat yang buruk membuat tubuh sulit mengatur tekanan darah secara alami.

  • Kafein dan alkohol: Keduanya dapat memicu lonjakan sementara pada tekanan darah.

  • Obesitas: Berat badan berlebih membuat jantung bekerja lebih keras.

  • Kurangnya aktivitas fisik: Tubuh yang jarang bergerak rentan mengalami tekanan darah tidak stabil.

  • Penghentian obat hipertensi: Mengabaikan jadwal minum obat dapat menyebabkan lonjakan mendadak.

Risiko Jika Gejala Diabaikan

Mengabaikan tanda-tanda darah tinggi kumat bisa berakibat fatal. Tekanan darah yang terus menerus berada di level tinggi dapat merusak organ vital, seperti otak, jantung, ginjal, dan mata. Beberapa komplikasi serius yang mungkin terjadi antara lain:

  • Stroke – akibat pecah atau tersumbatnya pembuluh darah di otak.

  • Serangan jantung – karena beban kerja jantung meningkat drastis.

  • Gagal ginjal – kerusakan progresif pada organ penyaring racun tubuh.

  • Kebutaan – kerusakan retina akibat tekanan darah tidak terkendali.

Langkah Penanganan Saat Darah Tinggi Kumat

Jika mengalami gejala-gejala di atas, langkah berikut bisa dilakukan:

  1. Tenangkan diri – duduk atau berbaring dengan posisi nyaman.

  2. Ukur tekanan darah – jika tersedia alat pengukur di rumah, segera lakukan pemeriksaan.

  3. Minum obat sesuai resep dokter – jangan menambah dosis tanpa konsultasi.

  4. Hindari makanan asin dan berkafein – perbanyak air putih.

  5. Cari pertolongan medis segera – terutama jika gejala berat seperti sesak, muntah, atau mati rasa muncul.

Pencegahan Jangka Panjang

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Penderita hipertensi dapat menekan risiko kumat dengan cara:

  • Menjaga pola makan sehat, memperbanyak sayur dan buah.

  • Membatasi asupan garam hingga maksimal 5 gram per hari.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.