Simalungun, Sinata.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan, menyusul kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, ditandai dengan panas terik yang tiba-tiba diselingi hujan deras.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Simalungun, Rosman Saragih, mengatakan perubahan cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu berbagai penyakit, seperti influenza, demam, batuk pilek, hingga demam berdarah dengue (DBD).
Menurutnya, kondisi cuaca tersebut dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga masyarakat menjadi lebih rentan terserang penyakit.
“Kami telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Rosman saat ditemui di kantornya, Senin (13/4/2026).
Ia juga mengingatkan warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, memperbanyak konsumsi air putih, serta memastikan waktu istirahat yang cukup guna menjaga imunitas tubuh.
Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit.
Dalam upaya pencegahan, Rohman turut menekankan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta langkah pencegahan tambahan lainnya.
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk meminimalkan risiko penyakit di tengah cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. (SN19)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.