MENU
Dari Parlemen, Boy Warongan Lanjut Berjuang Lewat Lagu
WA FB
Berita

Dari Parlemen, Boy Warongan Lanjut Berjuang Lewat Lagu

G Editor : Gunawan Purba | 25 Oct 2025 | 13:02 WIB
Dari Parlemen, Boy Warongan Lanjut Berjuang Lewat Lagu
Boy Warongan

Pematangsiantar, Sinata.id – Sore itu, di sudut Cafe Tuanpuan di Jalan Sakti Lubis, Pematangsiantar, Boy Warongan tampak santai dengan segelas kopi susu remaja, menu baru yang akan rilis di cafenya, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Nada bicaranya tenang, tak lagi seperti politisi muda yang dulu akrab dengan debat di ruang sidang parlemen (DPRD Pematangsiantar). Kali ini, Boy berbicara sebagai seorang musisi yang baru saja menemukan cara lain untuk berjuang lewat musik.

“Belum Boleh Pulang” menjadi lagu terbarunya. Lagu ini, terinspirasi dari kegelisahan kaum urban yang terjebak rutinitas.

“Awalnya tentang rindu perantau, tapi kalau dikulik lebih dalam, lirik Belum Boleh Pulang ini soal sistem yang bikin orang enggak bisa pulang, kerja di kantor dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Di satu momen kan, pasti ada rasa rindu pengen pulang," ucap Boy di Cafe Tuanpuan, miliknya.

Sebelum kembali ke dunia musik, Boy merupakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar. Ia juga tercatat sebagai akademisi pada Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).

Di parlemen lokal, Boy turut menggagasi lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya dan Perda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR).

Dua regulasi itu, katanya, adalah bagian dari janji politik yang ingin ia tuntaskan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap konstituennya.

Namun di balik kesibukannya sebagai politisi dan akademisi, Boy selalu membawa irama dalam pikirannya. Dunia musik baginya bukan sekadar hobi. Melainkan ruang lain untuk menyalurkan gagasan dan perasaan.

“Kalau dulu berjuang lewat parlemen dan peraturan daerah, sekarang lewat lagu. Musik juga bisa jadi alat perjuangan,” sebutnya.

Keputusan Boy kembali ke dunia musik tak datang begitu saja. Ia sempat vakum selama dua tahun setelah kepergian mendiang Ade F Paloh, musisi dan produser yang banyak membentuk arah musikalnya.

“Masih berduka waktu itu, model saya bermusik itu mirip dengan mendiang Ade, termasuk ia salah satu produser saya. Jadi pas beliau meninggal, saya sempat berhenti total. Kalau engga salah kurang lebih dua tahun gitu," kata Boy.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.