Jakarta, Sinata.id - Beberapa negara di dunia tercatat memiliki jumlah pulau yang luar biasa banyak, hasil kombinasi geografi unik dan pemetaan modern. Berdasarkan data WorldAtlas (2020) dan pembaruan World Population Review (2025), Swedia menempati posisi teratas dengan total 267.570 pulau, diikuti Norwegia dengan 239.057 pulau, dan Finlandia dengan 178.947 pulau.
Kanada dan Amerika Serikat menempati peringkat keempat dan kelima, dengan masing-masing 52.455 dan 18.617 pulau. Penghitungan ini mencakup pulau besar maupun kecil, yang sebagian besar tidak berpenghuni, tersebar di perairan Arktik, Pasifik, dan Atlantik, serta wilayah pesisir lainnya. Di Amerika Serikat, misalnya, wilayah seperti Alaska, Florida Keys, Guam, dan Samoa Amerika termasuk dalam perhitungan.
Hasil survei menunjukkan bahwa definisi “pulau” bervariasi antara negara. Beberapa negara menghitung semua daratan yang tetap berada di atas air saat pasang, sementara yang lain menetapkan ambang batas minimum luas atau panjang garis pantai. Selain itu, kemajuan pemetaan satelit dalam beberapa tahun terakhir membuat jumlah pulau tercatat meningkat, karena pulau-pulau kecil sebelumnya tidak masuk dalam daftar resmi kini dihitung.
Baca: Empat Pembeking Situs Judi Online Ajukan Kasasi ke MA
Menariknya, meski dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia tidak masuk dalam daftar lima besar. Dengan 17.504 pulau, baik berpenghuni maupun tidak berpenghuni, Indonesia masih kalah jauh dibanding Swedia, Norwegia, dan Finlandia. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah pulau bukan hanya soal ukuran negara atau total daratan, melainkan juga terkait cara penghitungan dan fragmentasi geografis.
Para ahli geografi menekankan bahwa setiap negara menggunakan metode berbeda dalam mendefinisikan dan menghitung pulau, memengaruhi peringkat dalam daftar global. Di Eropa Utara, misalnya, lanskap yang terfragmentasi—baik di laut maupun danau—menjadikan Swedia, Norwegia, dan Finlandia pemimpin tak terbantahkan dalam jumlah pulau.
Data ini menjadi acuan terbaru bagi pemetaan global, penelitian geografi, dan survei lingkungan yang menekankan pentingnya akurasi definisi geografis dalam penghitungan wilayah negara. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.