Darmawati juga mengikuti kegiatan PID Tingkat Provinsi Sumatera Utara melalui aplikasi zoom meeting.
Sebelumnya Kadis Kesehatan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Rohanta Saragih melaporkan bahwa, seminggu yang lalu Kabupaten Simalungun sudah melaksanakan kegiatan sepekan mengejar imunisasi (Penari) yang di programkan oleh Kemenkes.
"Puji Tuhan Bu, Kabupaten Simalungun mendapatkan rangking tiga untuk tingkat nasional dalam program Penari. Capaian ini atas kerjasama Dinas Kesehatan bersama puskesmas se-Kabupaten Simalungun dan didukung dari TP PKK Kecamatan dan nagori," sebut Rohanta.
Dijelaskan Rohanta bahwa, dalam pelaksanaan PID ini, Puskesmas Batu Anam yang menjadi tempat launching PID Kabupaten Simalungun memiliki 25 Posyandu yang berada di delapan Nagori wilayah kerja Puskesmas Batu Anam.
"Ke delapan Nagori ini memiliki bidan desa dan dua Pustu (Pukermas Pembantu) dan setiap Pustu memiliki dua orang tenaga kesehatan," ujarnya.
Menurut Rohanta, Puskesmas Batu Anam juga memiliki balita 1.519 jiwa terdiri bayi (0 -11 bulan) 419 jiwa dan 739 jiwa baduta (bayi dibawa dua tahun).
"Yang kita laksanakan hari ini tidak hanya posyandu balita, tetapi juga dilaksanakan posyandu lansia,"ujarnya.
Dengan dilaksanakan nya PID ini tingkat capaian imunisasi di Kabupaten Simalungun diharapkan dapat meningkatkan sesuai yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia).
Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Kabupaten Simalungun Tahun 2024 mencapai 61,50 persen Imunisasi Baduta Lengkap (IBL) mencapai 85,87 persen, kedepannya sangat diharapkan kerjasama lintas program dan lintas sektor agar kita dapat meningkatkan IDL dan IBL hingga 100 persen. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.