MENU
Dina Lorenza Soroti Peran Garuda Food Dorong UMKM dan Pariwisata
WA FB
News

Dina Lorenza Soroti Peran Garuda Food Dorong UMKM dan Pariwisata

G Editor : Gunawan Purba | 06 Mar 2026 | 17:22 WIB
Dina Lorenza Soroti Peran Garuda Food Dorong UMKM dan Pariwisata
Dina Lorenza

Gresik, SInata.id Anggota Komisi VII DPR RI Dina Lorenza menekankan pentingnya kontribusi industri besar dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendukung promosi pariwisata Indonesia di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan Dina saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke PT Garuda Food Putra-Putri Jaya di Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026).

Dalam dialog bersama manajemen perusahaan, politisi Fraksi Partai Demokrat itu mempertanyakan sejauh mana pelibatan UMKM lokal dalam rantai produksi perusahaan. Ia secara khusus menyoroti peran UMKM yang telah mengantongi sertifikasi dari Badan Standardisasi Nasional (BSN).

“Yang saya ingin tanyakan, ini kira-kira berapa persen yang berasal dari UMKM lokal yang terintegrasi, yang tersertifikasi Badan Sertifikasi Nasional (BSN). Dan Garuda Food ini kan bukan hanya industri besar pangan berskala nasional, tetapi juga perusahaan yang sangat besar dengan beberapa pabrik. Yang ingin kita lihat adalah seberapa besar dampaknya terhadap ekosistem, baik bagi UMKM maupun petani sebagai penyedia bahan baku,” ujar Dina.

Menurutnya, penting bagi perusahaan besar untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam memperkuat rantai ekonomi lokal. Keterlibatan UMKM dinilai menjadi salah satu indikator utama dalam membangun ekosistem industri yang berkelanjutan.

Dina juga menilai, sebagai produsen makanan ringan berskala besar, Garuda Food memiliki peluang besar untuk berperan sebagai agregator bagi pelaku UMKM. Peran tersebut dapat membantu memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

“Karena Garuda Food ini kan produsen snack. Ini bisa juga masuk ke dalam UMKM, sejauh mana menjadi agregator UMKM itu sebesar apa. Terus mitra potensialnya ini untuk Ekrafnya seperti apa,” katanya.

Selain itu, ia turut menyoroti potensi kolaborasi antara industri makanan dengan sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, sinergi antara kedua sektor tersebut dapat membuka peluang baru dalam pengembangan produk dan pemasaran.

Lebih jauh, Dina mengaitkan produk makanan ringan dengan sektor pariwisata. Ia menilai, makanan khas daerah dan produk UMKM kerap menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan saat berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.