MENU
Diprotes Warga, Material Proyek Perumahan Mengancam Nyawa
WA FB
News

Diprotes Warga, Material Proyek Perumahan Mengancam Nyawa

T Editor : Tumpal Pandapotan | 23 May 2025 | 18:54 WIB
Diprotes Warga, Material Proyek Perumahan Mengancam Nyawa
Material batu kerikil milik proyek perumahan berserak ke jalan. ist

Pematangsiantar, Sinata.id - Penumpukan material bangunan di bahu Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, diprotes warga sekitar. Selain mempersempit ruas jalan, bahan bangunan itu dianggap mengancam nyawa pengendara.

Masyarakat meminta agar pengembang perumahan memikirkan dampak akibat material berupa batu kerikil yang diletakkan sampai menjorok sampai bahu jalan.

Warga setempat, Joko (47), yang kerap melintas di lokasi mengaku kesulitan akibat penumpukan material proyek belakangan diketahui milik perumahan PT Siboan Dame Lestari. Menurut ia kondisi ini telah terjadi sekitar sepekan.

Selain mempersempit jalan, material yang berserakan, lanjutnya, bisa meningkatkan risiko kecelakaan pengendara pengguna dan menggangu kelancaran arus lalu lintas. Terlebih saat malam hari atau ketika cuaca hujan.

"Sebelum ada material ini, jalan lancar meskipun ada mobil dari dua arah. Sekarang, salah satu kendaraan harus berhenti. Apalagi di musim hujan, material bisa melebar dan semakin membahayakan, terutama saat malam hari," ujarnya kepada Sinata.id, Jumat (23/5/2025).

Joko meminta pihak developer segera merapikan atau memindahkan material yang sudah memakan bahu jalan. Bila perlu pihak terkait segera turun tangan.

Sementara itu, seorang pria pengawas PT Siboan Dame Lestari, mengakui bahwa material tersebut milik perusahaan untuk keperluan pembangunan. Pihaknya berjanji akan merespons keluhan masyarakat. "Iya, nanti kita geser materialnya," ujar pria tersebut, mengaku marga Situmorang. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.