Namun, hasil tersebut dinilai belum mendapat respons optimistis dari Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Alex menyebutkan, meskipun potensi sudah dihitung, target yang ditetapkan justru lebih rendah.
“Hasil kajian sudah ada, tetapi setelah itu justru muncul pesimisme. Target kita malah menjadi Rp8,4 miliar per tahun. Seharusnya bisa mencapai Rp12 miliar,” ungkapnya.
Pembahasan mengenai potensi tersebut tidak berlanjut karena rapat kembali fokus pada persoalan tunggakan retribusi parkir yang belum terselesaikan. (SN19)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.