Selama tidak bertentangan dengan ajaran agama, kegiatan seperti berzikir, berdoa, dan introspeksi diri menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang telah lama dikenal di tengah masyarakat adalah membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.
Amalan ini diyakini sebagai bentuk permohonan ampun atas kesalahan masa lalu sekaligus harapan agar tahun yang baru dipenuhi keberkahan.
Berikut bacaan doa yang biasa diamalkan umat Islam, tanpa mengubah susunan lafaz maupun maknanya.
Doa Awal Tahun (dibaca 3x)
Doa awal tahun dibaca setelah salat Maghrib.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya:
“Tuhanku, Engkau Yang Maha Abadi, Maha Terdahulu, dan Maha Awal. Dengan karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Engkau menjadi tempat bergantung. Tahun baru ini telah datang. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para pengikutnya di tahun ini.”
Momentum Memperbaiki Diri
Pembacaan doa tahun baru bukan sekadar ritual, melainkan simbol kesiapan batin menghadapi lembaran kehidupan yang baru.
Di awal 2026, umat Islam diharapkan tidak hanya memanjatkan harapan, tetapi juga menyusun langkah konkret untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan memperluas manfaat bagi lingkungan sekitar.
Pergantian tahun menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan dan tidak dapat diulang.
Dengan doa, ikhtiar, serta sikap syukur dan sabar, tahun 2026 diharapkan menjadi fase kehidupan yang lebih bermakna, baik secara spiritual maupun sosial. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.