MENU
Dugaan Selingkuh Pangulu Tanjung Saribu, Pemkab Simalungun Tidak Balas...
WA FB
Berita

Dugaan Selingkuh Pangulu Tanjung Saribu, Pemkab Simalungun Tidak Balas Surat Warga

G Editor : Gunawan Purba | 22 Apr 2026 | 13:53 WIB
Dugaan Selingkuh Pangulu Tanjung Saribu, Pemkab Simalungun Tidak Balas Surat Warga
Inspektur Daerah Kabupaten Simalungun, Roganda Sihombing saat menerima aksi unjuk rasa warga beberapa waktu lalu (ft: FB Gokma Sagala)

Simalungun, Sinata.id - Kasus dugaan selingkuh Pangulu Nagori Tanjung Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun dengan staf nagori, belum juga tuntas. Padahal, warga melalui kuasa hukum-nya Gokma Sagala SH telah menyurati Pemkab Simalungun.

Untuk mempertanyakan perkembangan penuntasan dugaan selingkuh tersebut, warga Nagori Tanjung Saribu telah menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Simalungun pada 6 Oktober 2025 yang lalu.

Kuasa Hukum warga Nagori Tanjung Saribu, Gokma Sagala SH, MH mengatakan, dugaan perselingkuhan Pangulu Nagori Tanjung Saribu telah ditangani Inspektorat Simalungun.

"Tindakan saat ini sudah sampai pemeriksaan korban, suami korban dan Pangulu Tanjung Saribu di Kantor Inspektorat, dan terakhir ini lah chat dari Roganda Sihombing, dan itu sudah lama sekali," sebut Gokma melalui pesan Whatsapp (WA), Rabu (22/4/2026).

Ungkap Gokma, melalui pesan WA yang ia terima dari Inspektur Daerah Kabupaten Simalungun, Roganda Sihombing, disebut, pihak Inspektorat akan menyampaikan rekomendasi ke Bupati Simalungun, sebagai langkah tindak lanjut.

"Sesudah kami selesai melakukan klarifikasi kami akan menyampaikan rekomendasi kpd bpk bupati. Utk tindak lanjut," demikian pesan WA Roganda Sihombing yang diterima Gokma Sagala.

Hanya saja, perkembangan dari penanganan kasus tersebut, Gokma mengaku belum mendapat kabar. "Namun hingga sampai saat ini belum ada kabar apapun dari Inspektorat atau dari Pemkab Simalungun/Bupati Simalungun," jelasnya.

Katanya, pihaknya juga telah mengirim surat susulan melalui Pos Indonesia ke kantor bupati Simalungun. Namun surat itu, tak kunjung dapat balasan.

Gokma juga mempertanyakan sikap Bupati Simalungun terkait tuntutan warga Tanjung Saribu.

"Maka hal ini perlu dipertanyakan sikap Bupati terhadap tuntutan masyarakat ini, apakah dia tuli, atau telah merestui perbuatan pangulu ini, artinya banyak yang menjadi jawaban atas tindakan bupati yang enggan memberikan tanggapan atas permasalahan ini," tulis Gokma pada pesan WA yang diterima Sinata.id.

Pihaknya juga akan melakukan langkah hukum tegas terkait masalah tersebut, apabila pihak Pemkab Simalungun tidak juga memberikan jawaban.

Sementara, Kabid Pemerintahan Nagori pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagori (DPMN), Rosida Sitinjak mengatakan, sesuai pengakuan yang ia peroleh dari pangulu, bahwa pangulu dan staf-nya tidak benar berselingkuh.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.