Ia juga mulai menapaki dunia film, membintangi “KL Love Story” dan film horor “Pulau” yang tayang pada 2023.
Penampilannya di layar lebar menegaskan bahwa ia bukan sekadar wajah cantik dunia maya, melainkan sosok multitalenta yang terus mengejar ruang baru untuk berekspresi.
Kisah Inspiratif di Balik Sensasi
Puiyi kerap menjadi tajuk berita karena gaya hidupnya yang berani dan unggahan berbau sensual.
Namun dalam wawancara terbaru, ia mengaku perjalanan kariernya tidak mudah.
“Kalau bisa mengulang waktu, mungkin saya tidak akan menempuh jalan ini. Ada banyak hal yang saya korbankan,” ujarnya dalam sebuah podcast di Singapura.
Meski begitu, ia tetap memilih maju. Pada 2023, Puiyi meluncurkan program beasiswa senilai USD 1 juta bersama Educapital Foundation, untuk membantu pelajar dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan.
Langkah ini dianggap sebagai bentuk pembuktian bahwa di balik sensasi, ada kepedulian sosial yang nyata.
Layaknya pesepak bola yang bangkit setelah kebobolan di menit awal, Ms. Puiyi mengubah momen terburuk dalam hidupnya menjadi peluang emas.
Dari peretasan, ejekan, hingga sorotan publik, semuanya ia jadikan bahan bakar untuk terus tampil di panggung global.
Kini, di setiap panggung musik yang ia isi, nama Ms. Puiyi selalu memancing sorak sorai penonton, bukan lagi cibiran.
Ia membuktikan bahwa dalam dunia yang serba cepat dan penuh penilaian, keberanian untuk mengendalikan narasi hidup sendiri adalah kemenangan terbesar.
Ms. Puiyi bukan sekadar selebritas internet. Ia adalah kisah tentang transformasi, keteguhan, dan strategi personal branding yang brilian di era digital.
Dalam dunia hiburan yang kompetitif, Puiyi sudah lebih dari sekadar “trending, ia telah menjadi legenda pop budaya Asia modern. [a46]
penulis: zainal efendi sumber: berbagai sumber
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.