MENU
Dunia Penuh Kekacauan, Hadapi Bersama Yesus
WA FB
Religi

Dunia Penuh Kekacauan, Hadapi Bersama Yesus

F Editor : Ferry SP Sinamo | 07 Feb 2026 | 02:39 WIB
Dunia Penuh Kekacauan, Hadapi Bersama Yesus
Pdt Manser Sagala, M.Th.

Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th

Menghadapi dunia yang terasa semakin "jahat" atau penuh kekacauan memang bisa membuat hati merasa cemas dan lelah. Namun, secara rohani, fenomena ini sebenarnya sudah diprediksi dan ada panduan jelas tentang bagaimana kita harus bersikap.

​Berikut adalah langkah-langkah praktis dan spiritual berdasarkan Firman Tuhan  untuk tetap teguh di tengah masa sulit:

 1. Jangan Terkejut dan Tetap Tenang 

​Dunia yang memburuk adalah penggenapan nubuat. Firman Tuhan sudah mengingatkan bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.

​ Firman Tuhan: "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang..."

(2 Timotius 3:1-5).

​ Aplikasi : Jangan biarkan ketakutan menguasai Anda. Mengetahui bahwa ini adalah bagian dari rencana besar Tuhan membantu kita tetap tenang secara mental dan spiritual.

​ 2. Menjadi Garam dan Terang (Menjaga Integritas) 

​Saat kegelapan bertambah pekat, cahaya kecil sekalipun akan terlihat sangat terang. Panggilan kita bukan untuk ikut menjadi jahat, melainkan menunjukkan perbedaan melalui karakter.

​ Firman Tuhan: "Kamu adalah terang dunia... Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:14, 16).

​ Aplikasi : Tetaplah jujur di tempat kerja yang korup, tetaplah mengampuni di lingkungan yang penuh kebencian, dan tetaplah rendah hati.

​ 3. Berjaga-jaga dalam Doa 

​Dunia yang jahat seringkali menyerang melalui pikiran dan godaan. Doa adalah benteng pertahanan utama agar kita tidak terhanyut oleh arus zaman.

​ Firman Tuhan: "Waspadalah dan berjagajagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba." (Markus 13:33).

​ Aplikasi : Bangun hubungan pribadi yang kuat dengan Tuhan setiap hari. Doa bukan hanya meminta sesuatu, tapi menyelaraskan hati kita dengan kehendak-Nya.

​ 4. Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan 

​Reaksi alami manusia adalah membalas kejahatan dengan kejahatan. Namun, strategi "langit" justru sebaliknya: memutus rantai kebencian dengan kasih.

​ Firman Tuhan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!"

(Roma 12:21).

​ Aplikasi: Jika orang lain menjatuhkan Anda, jangan membalas dengan cara yang sama. Tunjukkan bahwa Anda memiliki "standar" yang lebih tinggi karena Kristus ada di dalam Anda.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.