MENU
Emak-emak di Makassar Nekat Bakar Toko Emas, Gondol Perhiasan Rp 2 Mil...
WA FB
News

Emak-emak di Makassar Nekat Bakar Toko Emas, Gondol Perhiasan Rp 2 Miliar

R Editor : Redaksi Sinata | 12 Feb 2026 | 18:49 WIB
Emak-emak di Makassar Nekat Bakar Toko Emas, Gondol Perhiasan Rp 2 Miliar
Ilustrasi. (Ist)

Makassar, Sinata.id — Api, teriakan panik, dan kepulan asap memecah suasana di Jalan Somba Opu, Makassar. Di balik kekacauan itu, polisi mengungkap fakta pelaku pembakaran sekaligus pencurian perhiasan senilai hampir Rp 2 miliar adalah seorang ibu rumah tangga.

Perempuan berinisial SU (41) kini menjadi pusat perhatian setelah nekat membakar sebuah toko emas demi memuluskan aksinya. Kepolisian menyebut, motif utamanya adalah tekanan ekonomi akibat lilitan utang.

“Yang bersangkutan mengaku terdesak masalah keuangan. Karena itu, ia memilih jalan kriminal,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, Kamis (12/2/2026).

Modus Terencana

Menurut polisi, SU datang dari Bantaeng menuju Makassar dengan niat mencuri. Tidak ada komplotan, tidak ada peran orang lain. Aksi dilakukan seorang diri, dengan rencana yang sudah disiapkan sejak dari rumah.

Pelaku membawa botol air mineral berisi bensin, tisu, dan korek api. Setibanya di toko, ia sempat berpura-pura menjadi calon pembeli. Namun, saat situasi memungkinkan, api dinyalakan dari dalam toko untuk menciptakan kepanikan.

“Bukan dilempar. Api dinyalakan langsung di dalam. Sejak berangkat dari rumah, niatnya memang mencuri dengan cara membuat kekacauan,” ujar Arya.

Saat karyawan dan pembeli panik menyelamatkan diri, SU memanfaatkan celah itu untuk menggasak perhiasan berbagai ukuran.

“Total kerugian menurut pemilik toko hampir Rp 2 miliar,” tambah Arya.

Emas untuk Suami, Pelaku Ditangkap Warga

Polisi juga mengungkap rencana SU setelah aksi tersebut. Perhiasan hasil curian itu disebut akan dikirim ke suaminya. Namun rencana itu gagal total.

Warga sekitar yang melihat api membesar langsung bereaksi. Seorang saksi, Firman (42), mengaku awalnya tengah makan saat kebakaran terjadi.

“Dia pakai botol mineral berisi bensin, ada tisu terbakar. Saya sempat tendang botolnya. Dia tutup apinya pakai baju,” kata Firman.

Saat api mulai menjalar di lantai toko, pelaku mencoba melarikan diri ke arah belakang. Warga yang curiga langsung mengejar.

“Dia mau kabur, tapi kami amankan masuk ke dalam toko supaya tidak dimassa. Setelah itu baru fokus padamkan api,” ujarnya.

Kepolisian menegaskan tidak ada jaringan atau otak lain di balik peristiwa ini. Seluruh aksi dilakukan SU seorang diri.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.