Selain faktor perbankan Amerika, tensi geopolitik turut memukul psikologi pasar. Hubungan Amerika Serikat dan China kembali memanas, memicu arus besar pelarian dana ke aset aman seperti emas.
Setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa negaranya "sudah masuk fase perang dagang" dengan China, kini giliran Beijing menyampaikan balasan tegas.
Menteri Perdagangan China Wang Wentao menyalahkan AS sebagai biang ketegangan terbaru, menyatakan bahwa Washington melanggar kesepakatan Madrid yang dicapai bulan lalu.
“Fluktuasi hubungan AS–China belakangan ini sebagian besar akibat kebijakan restriktif Amerika terhadap China, bahkan setelah dialog resmi di Madrid,” kata Wang dalam pertemuan dengan CEO Apple Inc, Tim Cook, di Beijing. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.