MENU
Etalase Antam Kosong, Harga Emas Alternatif Terus Menanjak
WA FB
News

Etalase Antam Kosong, Harga Emas Alternatif Terus Menanjak

R Editor : Redaksi Sinata | 23 Dec 2025 | 16:07 WIB
Etalase Antam Kosong, Harga Emas Alternatif Terus Menanjak
Ilustrasi. (Ist)

Sinata.id - Pergerakan harga emas di PT Pegadaian kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Namun, pada perdagangan Selasa (23/12/2025), ada satu fakta mencolok yang langsung menyita perhatian: emas Antam belum juga muncul di etalase harga resmi Pegadaian.

Pantauan di laman Sahabat Pegadaian menunjukkan, seluruh ukuran emas Antam—mulai dari 0,5 gram hingga jumbo 1.000 gram—masih nihil dari daftar penjualan. Kondisi ini mengulang situasi serupa yang sempat terjadi sebelumnya, ketika emas Antam absen cukup lama dari Pegadaian selama lebih dari dua bulan.

Meski demikian, Pegadaian tetap membuka transaksi untuk produk emas batangan lainnya. Harga emas cetakan UBS tercatat mengalami penguatan. Untuk ukuran 0,5 gram, Pegadaian mematok harga di level Rp1.402.000, melonjak Rp16.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Sementara itu, emas UBS ukuran 1 gram dijual seharga Rp2.593.000. Angka tersebut mencerminkan kenaikan Rp29.000 dari posisi kemarin, sejalan dengan sentimen positif di pasar logam mulia.

Kenaikan juga terjadi pada emas Galeri 24. Ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.331.000, naik Rp10.000 hanya dalam satu hari. Sedangkan untuk ukuran 1 gram, harganya kini berada di Rp2.536.000 atau menguat Rp17.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Absennya emas Antam di tengah kenaikan harga produk lain membuat pasar menunggu kejelasan lebih lanjut dari Pegadaian. Bagi investor ritel, kondisi ini menjadi pengingat bahwa dinamika pasokan kerap memengaruhi strategi pembelian emas harian.

Sebagai informasi, Pegadaian merupakan anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang selama ini menjadi salah satu pemain utama dalam perdagangan dan pembiayaan emas di Tanah Air. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.