MENU
Banner SINATA.ID
Fajar Menyingsing, Nelayan Lam Awe Aceh Besar Berjuang Mencari Nafkah...
WA FB
Inspiratif

Fajar Menyingsing, Nelayan Lam Awe Aceh Besar Berjuang Mencari Nafkah di Laut

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Jun 2026 | 12:52 WIB
Fajar Menyingsing, Nelayan Lam Awe Aceh Besar Berjuang Mencari Nafkah di Laut
Nelayan baru mendarat di Pantai Lam Awe. (sinata)

Aceh Besar, Sinata.id – Saat fajar mulai menyingsing, suara deburan ombak yang bersahut-sahutan di Pantai Lam Awe, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, seolah menjadi alarm alami yang membangunkan para nelayan untuk memulai aktivitas mencari nafkah di laut.

Pagi hari di pesisir Lam Awe selalu menghadirkan pemandangan yang khas. Deru mesin tempel perahu nelayan yang kembali dari laut berpadu dengan cahaya matahari yang perlahan muncul dari ufuk timur. Suasana tersebut menjadi rutinitas harian yang dinantikan warga setempat maupun para pengunjung.

Setelah salat subuh, masyarakat mulai berdatangan ke pantai. Tidak hanya warga sekitar, pengunjung dari Kota Banda Aceh dan sejumlah desa di sekitar Peukan Bada juga datang untuk membeli ikan segar hasil tangkapan nelayan.

Pada akhir pekan, kawasan Pantai Lam Awe semakin ramai. Banyak warga yang datang untuk berolahraga pagi, menikmati udara segar, sekaligus berburu ikan segar langsung dari perahu nelayan yang baru bersandar.

Menariknya, ikan yang dijual nelayan tidak menggunakan timbangan. Hasil tangkapan dijual dalam bentuk tumpukan dengan harga yang relatif terjangkau. Satu tumpuk ikan biasanya berisi sekitar satu hingga dua kilogram, dengan harga yang tidak jauh berbeda dibandingkan penjualan menggunakan sistem timbang.

Selain aktivitas jual beli ikan, pemandangan kebersamaan para nelayan juga menjadi daya tarik tersendiri. Ketika perahu mulai merapat ke pantai, para nelayan saling membantu mendorong perahu ke daratan. Semangat gotong royong tersebut masih terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir Lam Awe.

Nelayan sibuk menata kembali jaring setelah menurunkan hasil tangkapan. (sinata)
Nelayan sibuk menata kembali jaring setelah menurunkan hasil tangkapan. (sinata)

Pantai Lam Awe dikenal memiliki panorama yang indah dengan ombak yang relatif tenang dan garis pantai yang landai. Kondisi tersebut menjadikan kawasan ini cocok untuk aktivitas olahraga pagi maupun sekadar menikmati suasana alam pesisir.

Di sepanjang pantai, perahu-perahu nelayan tampak berjajar rapi menunggu waktu melaut berikutnya. Sementara itu, para nelayan yang telah selesai menurunkan hasil tangkapan terlihat sibuk memperbaiki dan menata kembali jaring mereka sebagai persiapan untuk mencari rezeki pada malam hari.

Mentari pagi yang bersinar terang, nelayan yang pulang dari laut, serta warga yang menanti ikan segar menjadi pemandangan yang hampir setiap hari dapat dijumpai di Gampong Lam Awe. Kehidupan sederhana yang berjalan berdampingan dengan alam tersebut menjadi potret keseharian masyarakat pesisir Aceh Besar. (SN24)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.