MENU
Gedung DPRD Makassar Jadi Sasaran Amuk Massa, Pejabat Dievakuasi di Te...
WA FB
Regional

Gedung DPRD Makassar Jadi Sasaran Amuk Massa, Pejabat Dievakuasi di Tengah Kobaran Api

R Editor : Redaksi Sinata | 30 Aug 2025 | 02:11 WIB
Gedung DPRD Makassar Jadi Sasaran Amuk Massa, Pejabat Dievakuasi di Tengah Kobaran Api
Kericuhan memuncak, Gedung DPRD Makassar terbakar setelah massa demonstrasi menguasai lokasi. Tiga staf terluka, situasi kota mencekam.

Makassar, Sinata.id – Aksi unjuk rasa di Kota Makassar pada Jumat malam (29/8/2025) berujung pada kericuhan besar. Massa yang sejak sore hari melakukan demonstrasi di kawasan Jalan A.P. Pettarani akhirnya merangsek masuk ke Gedung DPRD Makassar dan membakarnya.

Dari video yag beredar luas di berbagai media sosial menunjukkan kobaran api pertama kali muncul dari puluhan kendaraan roda dua dan roda empat yang terparkir di halaman gedung.

Api kemudian menjalar ke bangunan utama hingga membakar atap dan sebagian besar ruangan. Asap pekat membubung tinggi dan terlihat dari berbagai penjuru kota.

Ribuan warga memadati sekitar lokasi. Sebagian memilih merekam kejadian dengan ponsel, sementara yang lain meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu “Ibu Pertiwi” di tengah kobaran api.

Teriakan “revolusi” menggema, menambah dramatis suasana malam di Makassar.

Massa Kian Membesar

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jumlah demonstran pada awalnya hanya puluhan orang di sekitar kampus Universitas Negeri Makassar (UNM).

Namun menjelang malam, jumlah mereka bertambah hingga ribuan. Sekitar pukul 20.00 Wita, massa mulai bergerak menuju gedung DPRD dan menduduki kawasan tersebut tanpa pengawalan aparat kepolisian.

Hingga menjelang tengah malam, tidak terlihat kehadiran petugas keamanan di lokasi.

Situasi ini membuat massa leluasa menguasai area dan melakukan perusakan, termasuk membakar pagar, menjebol perabot, hingga merusak videotron yang berada di depan gedung DPRD.

Pejabat Dievakuasi

Insiden ini terjadi bersamaan dengan berlangsungnya rapat paripurna pembahasan APBD Perubahan 2025 yang dihadiri anggota DPRD dan pejabat Pemerintah Kota Makassar. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Sekda Andi Zulkifli Nanda berhasil dievakuasi melalui pintu belakang dengan menggunakan sepeda motor.

Namun, tiga staf DPRD tidak sempat menyelamatkan diri. Mereka terpaksa melompat dari balkon lantai empat setelah api semakin membesar. Kepala Bappeda Kota Makassar, M. Dahyal, membenarkan insiden tersebut. “Ada tiga orang staf DPRD yang nekat melompat untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.

Ketiga korban segera dilarikan ke RS Grestelina. Hingga kini, kondisi mereka belum dipublikasikan secara resmi. Dahyal menambahkan, masih ada kemungkinan staf lain yang terjebak saat rapat paripurna berlangsung.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.