3. Apa yang diminta Tuhan untuk para gembala? (ay. 7–8) Tuhan menuntut para gembala untuk berhenti mementingkan diri sendiri dan kembali memperhatikan domba-domba yang dipercayakan kepada mereka.
4. Temukan kesalahan gembala yang ditegur Tuhan. (ay. 8)
Mereka hanya menggembalakan diri sendiri, bukan menggembalakan umat Tuhan.
5. Apa pengertianmu setelah bersaat teduh pagi ini?
Tuhan memanggil kita bukan hanya untuk sibuk dalam pelayanan, tetapi untuk mengasihi dan merawat manusia. Pelayanan sejati adalah ketika kita mau peduli, menolong, dan membawa kembali jiwa-jiwa yang hilang kepada Tuhan.
Kasih adalah inti dari pelayanan sejati. Tanpa kasih, pelayanan hanyalah aktivitas kosong yang tidak menyentuh hati Tuhan. Yesus berkata:
“Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yohanes 21:17)
Melayani berarti mengasihi. Dan mengasihi berarti menghadirkan hati Yesus bagi sesama. Kiranya setiap kita menjadi gembala yang berhati Kristus — yang memperhatikan, merawat, dan membawa kembali jiwa-jiwa yang tersesat kepada Sang Gembala Agung. Selamat bersaat teduh. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.