Hingga kini, OCD masih melakukan verifikasi terhadap jumlah korban maupun tingkat kerusakan bangunan dan infrastruktur yang terdampak gempa.
Ferdinand Marcos Instruksikan Evakuasi
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menangguhkan kegiatan belajar mengajar di seluruh wilayah Mindanao sebagai langkah darurat pascabencana.
Ia juga menginstruksikan warga yang tinggal di kawasan pesisir untuk segera mengungsi guna mengantisipasi potensi ancaman susulan.
“Jangan menunggu. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” ujar Marcos dalam peringatan darurat kepada masyarakat.
Sementara itu, operasional Bandara General Santos dihentikan sementara untuk memastikan keamanan fasilitas dan mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak.
AFP Kerahkan Operasi Penyelamatan
Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengaktifkan protokol bantuan kemanusiaan dan respons bencana untuk membantu penanganan dampak gempa.
Juru Bicara AFP Kolonel Francel Margareth Padilla mengatakan seluruh satuan di wilayah terdampak telah disiagakan dan dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian, penyelamatan, serta evakuasi korban.
AFP juga menyiapkan dukungan transportasi, komunikasi, layanan medis, distribusi logistik, hingga penilaian cepat terhadap kerusakan yang terjadi di berbagai wilayah terdampak.
“Kami berkoordinasi erat dengan OCD dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh kemampuan AFP dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kata Padilla.
Saat ini, tim penyelamat, aparat pemerintah, dan personel militer masih terus melakukan pencarian korban serta menyalurkan bantuan ke sejumlah daerah yang terdampak gempa dan tanah longsor di Mindanao. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.