MENU
Gmail Berubah Total! 2 Miliar Pengguna Terancam ‘Diintip’ AI Google
WA FB
Berita

Gmail Berubah Total! 2 Miliar Pengguna Terancam ‘Diintip’ AI Google

N Editor : Nida | 13 Apr 2026 | 13:02 WIB
Gmail Berubah Total! 2 Miliar Pengguna Terancam ‘Diintip’ AI Google
Ilustrasi Gmail (Istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id - Google resmi mengonfirmasi pembaruan besar pada Gmail yang berpotensi mengubah cara miliaran orang menggunakan email. Namun, di balik inovasi ini, muncul kekhawatiran soal privasi pengguna.

Pembaruan ini menghadirkan integrasi AI Gemini yang akan menjadi “asisten pintar” di dalam kotak masuk pengguna. Gemini Masuk ke Inbox, Aman atau Berisiko? Google menyebut Gemini akan membantu pengguna menulis, merangkum, hingga mencari email dengan lebih cepat. Namun, fitur ini berarti AI akan “melihat” isi email pengguna—yang bisa saja berisi data pribadi dan sensitif.

Meski Google menegaskan bahwa AI tidak dilatih dari email pengguna, kekhawatiran tetap muncul soal sejauh mana data tersebut diproses di cloud.

“Bayangkan Gemini sebagai asisten pribadi yang masuk ke inbox Anda,” ujar Blake Barnes, VP Produk Gmail. Aktif Secara Default, Pengguna Harus Waspada Yang jadi sorotan, fitur Gemini diperkirakan akan aktif secara otomatis. Artinya, lebih dari 2 miliar pengguna Gmail harus menentukan sendiri batas penggunaan AI ini.

Hal ini memicu pertanyaan besar: apakah AI benar-benar “melupakan” data pengguna seperti yang diklaim? Gmail Sempat Error, Pengguna Panik Di tengah peluncuran fitur AI ini, Gmail sempat mengalami gangguan. Sejumlah pengguna dilaporkan tidak bisa mengirim maupun menerima email dengan normal.

Google mengakui adanya masalah internal dan menyebutnya sebagai gangguan “tetangga yang mengganggu”. Masalah tersebut akhirnya berhasil diperbaiki dalam hari yang sama. Era Baru Email Dimulai Masuknya AI ke dalam email menandai perubahan besar dalam dunia digital. Pengguna kini tidak hanya mengirim pesan, tetapi juga berinteraksi dengan sistem cerdas yang menganalisis isi komunikasi mereka.

Meski menawarkan kemudahan, pengguna diingatkan untuk lebih sadar dalam mengatur privasi dan batasan penggunaan teknologi ini. (A07)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.