Medan, Sinata.id — Menjelang bulan Ramadan, harga daging ayam di Sumatera Utara (Sumut) melambung tajam. Pantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan rata-rata harga ayam broiler kini menembus Rp 43 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram, naik signifikan dibandingkan awal bulan Februari.
Di Pasar Lau Dendang, Edo, seorang pedagang, mengungkapkan kenaikan ini sudah terasa sejak awal Februari.
“Sekarang harganya Rp 45 ribu per kilo yang bersih. Memang lagi naik menjelang puasa,” ujar Edo, dikutip Kamis (12/2/2026).
Edo menambahkan, kenaikan ini merupakan fenomena rutin setiap Ramadan. Ia menyebut biasanya harga ayam berkisar Rp 40 ribu per kilogram, namun kini mencapai level tertinggi sejak awal tahun.
Tak hanya pedagang, konsumen pun mulai merasakan dampaknya. Seorang warga Medan, Kiki, mengaku resah dengan lonjakan harga ayam yang terus meroket.
“Ampun kali sama harga ayam sekarang, sayap ayam aja udah Rp 50 ribu per kilo. Harga ikan juga naik semua, bikin belanja makin berat,” keluh Kiki.
Data dari Harga Pangan Sumut memperlihatkan disparitas harga antar daerah. Daging ayam broiler termurah tercatat di Asahan sebesar Rp 33 ribu per kilogram, diikuti Sergai Rp 34 ribu. Sedangkan harga tertinggi berada di Kota Tanjung Balai Rp 45 ribu per kilogram, disusul Samosir Rp 44 ribu dan Humbang Hasundutan Rp 43 ribu.
Fenomena ini menjadi perhatian banyak pihak menjelang Ramadan. Lonjakan harga daging ayam menambah beban masyarakat, terutama bagi keluarga yang ingin menyiapkan konsumsi sehari-hari selama bulan puasa. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.