Kondisi ini sejalan dengan tender sebelumnya, di mana area Pelaihari dan Longpinang juga gagal mencatat transaksi meski sempat ada penawaran.
Sinyal Pasar: Koreksi Sehat, DMI Tetap Kuat
Penurunan Rp35/kg pada harga tertinggi CPO PTPN dinilai sebagai koreksi wajar di tengah pergerakan pasar yang masih fluktuatif.
Minat pembeli tetap terkonsentrasi di wilayah DMI, sementara area loco belum mampu menarik partisipasi signifikan.
Pelaku pasar kini mencermati apakah harga akan kembali stabil di kisaran Rp14.200-an atau berpotensi melanjutkan koreksi pada tender berikutnya, seiring dinamika global harga minyak nabati dan permintaan domestik. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.