Rupiah diperkirakan melemah hingga Rp17.120 per dolar AS, seiring meningkatnya kebutuhan impor, terutama energi. Kondisi ini turut mendorong kenaikan harga emas domestik.
Meski tren utama menguat, potensi koreksi tetap terbuka. Jika harga emas global turun ke level US$4.358 per troy ons, harga emas domestik berpotensi terkoreksi ke kisaran Rp2.780.000 per gram.
“Jika terjadi koreksi, harga emas bisa turun di bawah Rp2,8 juta per gram,” kata Ibrahim.
Saat ini, pelaku pasar masih mencermati perkembangan situasi global, termasuk konflik di Timur Tengah dan kebijakan moneter Amerika Serikat yang memengaruhi pergerakan harga emas. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.