Makna: Ada tindakan aktif dari sikap hati yang haus: datang dan minum. Kita datang melalui doa, penyembahan, dan perenungan Firman, lalu "minum" dengan cara mengizinkan Roh Kudus mengontrol dan menguasai seluruh area kehidupan kita.
4. Ketaatan dan Penyerahan Hak Sepenuhnya
Roh Kudus memenuhi hati yang taat dan siap dipimpin. Kepenuhan (fullness) berarti Roh Kudus memegang kendali penuh atas hidup kita, bukan kita yang memanfaatkan Roh Kudus untuk kepentingan kita sendiri.
Kisah Para Rasul 5:32 "Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia.” Makna: Kepenuhan Roh Kudus berjalan beriringan dengan ketaatan. Hati yang haus akan Roh-Nya adalah hati yang berkata, "Bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu yang jadi."
5. Doa yang Tekun dan Sungguh-Sungguh
Alkitab mencatat bahwa salah satu ekspresi nyata dari hati yang rindu adalah kedekatan yang konsisten dalam doa. Tuhan berjanji untuk memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta dengan sungguh-sungguh.
Lukas 11:13 "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Makna: Ayat ini berada dalam konteks perumpamaan tentang seorang sahabat yang meminta roti di tengah malam dengan tidak malu-malu (karena mendesak). Sikap hati yang rindu akan terus mengetuk pintu surga melalui doa sampai Roh Kudus menguasai hidupnya.
Dampak Nyata dari Hati yang Dipenuhi Roh Kudus Ketika rasa haus itu dijawab oleh Tuhan, kehidupan seseorang akan menunjukkan tanda-tanda supranatural: Kekuasaan untuk
Menjadi Saksi: Mampu membagikan Injil dengan keberanian (Kisah Para Rasul 1:8). Karakter yang Diubah: Menghasilkan Buah Roh seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, dan penguasaan diri (Galatia 5:22-23).
Kehidupan Pujian dan Syukur: Senantiasa berkata-kata dalam mazmur dan nyanyian rohani (Efesus 5:18-19).
Kesimpulan: Kehidupan yang haus dan rindu akan kepenuhan Roh Kudus adalah sikap hati yang rendah hati, bergantung total, taat, dan tekun mencari wajah Tuhan. Di mana ada hati yang haus, di situ Allah selalu rindu untuk mencurahkan air hidup-Nya sampai melimpah.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.