MENU
Hidup Benar Tanpa Suap, Hidup Berkenan di Hadapan Tuhan
WA FB
Religi

Hidup Benar Tanpa Suap, Hidup Berkenan di Hadapan Tuhan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 05 Oct 2025 | 05:15 WIB
Hidup Benar Tanpa Suap, Hidup Berkenan di Hadapan Tuhan
Pdt Mis.Ev.Daniel Pardede, SH MH

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede SH, MH SARAPAN PAGI KRISTEN Prison Hospital Crusade – Daniel Pardede Ministry

Keluaran 23:8 "Suap janganlah kau terima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar."

Shalom, saudara seiman yang dikasihi Tuhan,

Dalam perjalanan hidup maupun karya-cipta kita, seringkali kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit. Terutama dalam pekerjaan—baik itu terkait waktu pelaksanaan, kualitas pekerjaan, maupun perangkat yang digunakan—kadang muncul godaan untuk memilih jalan pintas dengan cara memberi atau menerima suap.

Banyak orang menganggap bahwa dengan suap, segala sesuatu akan lebih lancar: pekerjaan diterima meski hasilnya buruk, penilaian tampak sempurna padahal tidak sesuai kenyataan, bahkan bisa lolos dari masalah tanpa kesulitan berarti. Tetapi firman Tuhan menegaskan bahwa suap adalah dosa yang membutakan mata hati dan membuat orang benar kehilangan kebenaran.

Lebih lagi, baik pemberi maupun penerima suap sama-sama bersalah di hadapan Tuhan. Bahkan, orang yang mengetahui adanya perbuatan curang tetapi diam dan tidak melaporkannya pun tidak akan luput dari hukuman.

Karena itu, mari kita mengingat firman Tuhan:

1️⃣ Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup

"Carilah Aku, maka kamu akan hidup." (Amos 5:4)

2️⃣ Bertindaklah dengan seksama dan jangan berlaku curang

"Sebab tidak ada pada TUHAN Allah kita kecurangan, keberpihakan atau penerimaan suap." (2 Tawarikh 19:7)

Mari kita memilih jalan yang benar di hadapan Tuhan, bukan jalan pintas yang menyesatkan. Sebab di dalam Tuhan ada kehidupan, tetapi dalam kecurangan ada kebinasaan. Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup!.(A27)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.