5. Apa definisi “tinggal dan diam dalam Allah”? (Ayat 24)
Tinggal dalam Allah berarti:
* hidup dalam ketaatan kepada firman-Nya,
* membiarkan Roh Kudus membimbing langkah kita,
* hidup dalam kasih sebagai gaya hidup, bukan momen sesaat.
Ketika kita tinggal di dalam Allah, identitas, pikiran, dan tindakan kita dipenuhi oleh Roh Kudus. Dan ketika Allah tinggal dalam kita, hidup kita memancarkan karakter Kristus.
Kasih bukan sekadar kata. Ia adalah bukti bahwa kita hidup dalam Allah dan Allah hidup di dalam kita.
Kasih bukan hanya sesuatu yang kita terima—tetapi sesuatu yang kita hidupi. Di dalam kasih, kita menang.[A27].
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.