MENU
Hidup Tidak Mementingkan Diri Sendiri: Makna Kasih Kristen, Menyangkal...
WA FB
Religi

Hidup Tidak Mementingkan Diri Sendiri: Makna Kasih Kristen, Menyangkal Diri, dan Prioritas Kerajaan Allah

F Editor : Ferry SP Sinamo | 23 Feb 2026 | 10:41 WIB
Hidup Tidak Mementingkan Diri Sendiri: Makna Kasih Kristen, Menyangkal Diri, dan Prioritas Kerajaan Allah
Pdt. Manser Sagala, M.Th

Kesimpulan

Hidup seperti Yesus berarti memiliki hati seorang hamba. Yesus datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani (Markus 10:45). Ketika kita berhenti terobsesi dengan diri sendiri, kita justru menemukan tujuan hidup yang sejati dan kedamaian yang melampaui segala akal.

Catatan penting: Berkorban bukan berarti membiarkan diri hancur tanpa arah, melainkan memberikan diri secara sengaja demi tujuan yang mulia (Kerajaan Allah).

Hidup yang tidak mementingkan diri sendiri bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan rohani yang lahir dari kasih Kristus.

Ketika kita memilih untuk mengosongkan diri, Tuhan justru memenuhi hidup kita dengan damai dan sukacita yang sejati. Sebab siapa yang kehilangan nyawanya karena Kristus, ia akan memperolehnya kembali.

Kiranya kita terus dimampukan untuk berkata seperti Rasul Paulus: “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.” (Galatia 2:20)

Mari berjalan dalam kasih, melayani dengan kerendahan hati, dan mengutamakan Kerajaan Allah di atas segala kepentingan pribadi. Karena pada akhirnya, hidup yang dipersembahkan bagi Tuhan tidak akan pernah sia-sia.

Soli Deo Gloria. Tuhan Yesus memberkati kita semua. (A27)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.