MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Hilang Terseret Ombak, Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Sehari Kemud...
WA FB
Regional

Hilang Terseret Ombak, Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Sehari Kemudian

G Editor : Gunawan Purba | 07 Jun 2026 | 12:46 WIB
Hilang Terseret Ombak, Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Sehari Kemudian
Bocah 12 tahun ditemukan setelah hilang terseret ombak

Batu Bara, Sinata.id - Tim gabungan akhirnya temukan Bella, bocah berusia 12 tahun asal Desa Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus (ombak) laut di Pantai Belacan atau Pantai Laksamana, Kelurahan Bagan Arya, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (7/6/2026) pagi setelah proses pencarian yang melibatkan warga, keluarga korban, pengelola wisata, dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2026) saat korban bersama sejumlah rekannya berkunjung ke kawasan wisata pantai. Saat berada di tepi laut, korban diduga terseret arus (ombak) dan kemudian hilang dari pandangan.

Rekan-rekan korban yang menyaksikan kejadian itu segera meminta bantuan kepada pengunjung dan pengelola pantai. Informasi mengenai hilangnya korban kemudian menyebar luas dan menjadi perhatian masyarakat.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan pencarian di sepanjang pesisir pantai. Namun hingga menjelang malam, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi pencarian dilanjutkan pada keesokan harinya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara, Ilyas, membenarkan bahwa korban telah ditemukan pada Minggu pagi.

β€œKorban ditemukan dan langsung dievakuasi ke darat untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa itu, sebut Plt Kepala BPBD, dapat menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama terhadap anak-anak yang berkunjung ke lokasi wisata pantai. (SN26)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.