MENU
iPhone Air Resmi Jadi HP Tertipis di Dunia, Huawei dan TECNO Kalah Tip...
WA FB
News

iPhone Air Resmi Jadi HP Tertipis di Dunia, Huawei dan TECNO Kalah Tipis

R Editor : Redaksi Sinata | 07 Nov 2025 | 18:07 WIB
iPhone Air Resmi Jadi HP Tertipis di Dunia, Huawei dan TECNO Kalah Tipis
iPhone Air resmi dinobatkan sebagai HP tertipis di dunia tahun 2025 dengan ketebalan hanya 5,64 mm, mengalahkan Huawei Mate 70 Air dan TECNO Spark Slim. (Ist)

Engsel Luban steel dan sertifikasi IP58/IP59 menjadikannya ponsel lipat yang tangguh sekaligus elegan.

Samsung Galaxy S25 Edge

Samsung juga bersiap menutup tahun dengan kejutan.

Raksasa asal Korea Selatan itu dikabarkan akan memperkenalkan Galaxy S25 Edge pada kuartal pertama 2026, bersamaan dengan peluncuran seri Galaxy S26.

Varian “Edge” ini diklaim sebagai Galaxy S Series tertipis sepanjang masa.

Tak sekadar gaya, Samsung menjanjikan performa gahar lewat Snapdragon 8 Elite Mobile Platform for Galaxy, kamera utama 200MP Nightography, dan sistem pendinginan vapor chamber super tipis yang tetap efisien.

Ponsel ini juga akan membawa fitur AI Select dan integrasi Google Gemini langsung melalui tombol khusus di sisi bodi.

TECNO Spark Slim

Dari Afrika hingga Asia, TECNO turut memamerkan kemampuannya di ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 lewat Spark Slim.

Ponsel ini membuktikan bahwa desain ultra-tipis bukan hanya milik ponsel flagship mahal.

Dengan ketebalan hanya 5,75 mm, Spark Slim mengemas baterai 5.200 mAh, berkat teknologi silicon-carbon battery yang menjadi ciri khas grup Transsion.

Layarnya AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz dan brightness hingga 4.500 nits, menciptakan pengalaman visual yang memanjakan mata.

Pilihan material belakang berupa stainless steel atau keramik menambah kesan mewah pada ponsel kelas menengah ini.

Perlombaan menuju ponsel paling tipis ini bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang rekayasa ekstrem dan efisiensi energi.

Para produsen kini berlomba menemukan keseimbangan antara desain, ketahanan, dan daya tahan baterai.

Jika dulu ponsel tipis identik dengan mudah panas dan cepat habis daya, kini teknologi silicon-carbon, pendinginan vapor chamber mini, dan manajemen daya AI berhasil mengubah stigma itu.

Huawei, Apple, Honor, Samsung, dan TECNO masing-masing punya pendekatan berbeda, tapi tujuannya satu, membuktikan bahwa masa depan smartphone adalah perangkat super ramping, super kuat, dan super cerdas. [zainal/a46]

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.