MENU
Iran Ancam Balas Israel, Perang Bayangan Berubah Jadi Konfrontasi Terb...
WA FB
Berita

Iran Ancam Balas Israel, Perang Bayangan Berubah Jadi Konfrontasi Terbuka

R Editor : Redaksi Sinata | 28 Feb 2026 | 15:54 WIB
Iran Ancam Balas Israel, Perang Bayangan Berubah Jadi Konfrontasi Terbuka
Israel melancarkan serangan militer ke Iran, menandai perubahan drastis dari perang bayangan menjadi konflik terbuka. Ketegangan kawasan Timur Tengah terancam meluas. (Ist)

Teheran, Sinata.id - Pemerintah Israel pada Sabtu (28/2/2026), mengumumkan telah melancarkan serangan militer besar-besaran ke wilayah Republik Islam Iran, menandai eskalasi terbuka dari konflik yang selama ini sebagian besar berlangsung di wilayah bayangan (shadow war) dan serangkaian serangan serta operasi intelijen terselubung.

Serangan itu, menurut pernyataan resmi dari Menteri Pertahanan Israel Israel Katz, adalah serangan pendahuluan (“pre-emptive strike”) yang dirancang untuk “menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel”, terutama terkait perkembangan program nuklir dan kemampuan misil balistik Iran. Pasukan Israel dilaporkan menargetkan sejumlah infrastruktur militer dan situs strategis di kota-kota termasuk Teheran.

Pemerintah Israel menyebut serangan itu sebagai bagian dari operasi yang diberi nama “Operation Lion’s Roar”. Koalisi militer yang terlibat tidak hanya pasukan Israel tetapi juga dukungan militer dari Amerika Serikat, dengan serangan terkoordinasi dari udara dan laut terhadap titik-titik di Iran.

Sebagai konsekuensi langsung, Israel menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil dan menetapkan keadaan darurat nasional di seluruh negeri, memperingatkan kemungkinan balasan misil maupun drone dari Iran.

Warga di ibu kota Iran, Teheran, melaporkan suara ledakan yang signifikan pada pagi hari setelah serangan dilancarkan, termasuk di dekat fasilitas pemerintah. Gedung-gedung penting dan infrastruktur militer menjadi target serangan, meskipun jumlah korban belum dipastikan secara independen.

Iran belum merinci rincian respons militernya, tetapi pejabat Teheran memperingatkan kemungkinan balasan yang “menghancurkan” terhadap serangan tersebut, sekaligus memutus layanan komunikasi seluler di beberapa wilayah sebagai bagian dari langkah keamanan.

Selama bertahun-tahun, hubungan antara Israel dan Iran sebagian besar berupa konflik terselubung, operasi intelijen, sabotase, serangan drone, serta pemberdayaan proxy di Lebanon, Suriah, dan Irak. Israel sebelumnya mengakui serangkaian operasi rahasia di dalam wilayah Iran yang menargetkan fasilitas militer atau program misil balistik Tehran.

Namun, serangan hari ini menandai pergeseran dari bayangan menuju konflik terbuka berskala besar, dengan keterlibatan langsung pasukan militer kedua negara dan dukungan sekutu kuatnya terutama Amerika Serikat. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.