MENU
Iran Klaim Siap Perang Enam Bulan, Belum Gunakan Rudal Terbaru
WA FB
Dunia

Iran Klaim Siap Perang Enam Bulan, Belum Gunakan Rudal Terbaru

T Editor : Tumpal Pandapotan | 08 Mar 2026 | 20:31 WIB
Iran Klaim Siap Perang Enam Bulan, Belum Gunakan Rudal Terbaru
IRGC

Teheran, Sinata.id - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan kesiapan militer Iran untuk menghadapi konfrontasi bersenjata skala penuh dalam jangka panjang di tengah eskalasi ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah.

Juru bicara IRGC, Ali-Mohammad Naeini, menyatakan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam tersebut memiliki kapasitas untuk mempertahankan perang berintensitas tinggi setidaknya selama enam bulan ke depan dengan ritme konflik saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Naeini dalam sebuah video yang dirilis pada Minggu (8/3), menyusul rangkaian serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada awal Maret 2025.

Naeini menekankan bahwa kekuatan militer yang dikerahkan Teheran sejauh ini masih jauh dari kapasitas maksimal yang dimiliki negara tersebut.

Alutsista Lama

Salah satu poin krusial dalam pernyataan tersebut adalah fakta mengenai teknologi persenjataan yang digunakan Iran dalam kontak senjata belakangan ini.

Menurut Naeini, rudal-rudal yang diluncurkan menuju sasaran umumnya merupakan stok lama yang diproduksi sekitar tahun 2012 hingga 2013.

Ia mengungkapkan bahwa Iran sengaja belum mengerahkan inovasi militer terbarunya ke medan laga.

"Kami sama sekali belum menggunakan rudal yang diproduksi selama sepuluh tahun terakhir, meskipun volume produksi dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat berlipat ganda," ujar Naeini sebagaimana dikutip dari kantor berita ISNA.

Baca: http://Iran Kembali Ledakkan Bandara hingga Kantor Lembaga Negara di Kuwait

Lonjakan Produksi Senjata

Naeini turut mengeklaim adanya percepatan signifikan dalam manufaktur persenjataan nasional.

Ia menyebutkan bahwa dalam periode singkat antara konflik 12 hari hingga perang Ramadan, Iran berhasil memproduksi jumlah rudal yang setara dengan akumulasi produksi selama beberapa tahun pada masa normal.

Kemampuan produksi massal ini diklaim menjadi tulang punggung ketahanan militer Iran jika konflik meluas.

Klaim kesiapan enam bulan dari pihak Teheran ini muncul sebagai respons tidak langsung terhadap penilaian intelijen lawan. Sebelumnya, laporan dari Reuters menyebutkan bahwa pemerintah Israel memprediksi konflik langsung dengan Iran hanya akan berlangsung dalam hitungan minggu, bukan dalam durasi tahunan.

Kondisi di lapangan sendiri masih sangat fluktuatif. Pada 1 Maret lalu, sistem pertahanan udara Israel dilaporkan bekerja ekstra keras mencegat rentetan rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran, menandai babak baru dalam konfrontasi terbuka antara kedua kekuatan besar di kawasan tersebut. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.