MENU
Iran Lepaskan Satu Warga Jepang, Diplomasi Tokyo Berbuah Hasil
WA FB
Dunia

Iran Lepaskan Satu Warga Jepang, Diplomasi Tokyo Berbuah Hasil

T Editor : Tumpal Pandapotan | 23 Mar 2026 | 18:05 WIB
Iran Lepaskan Satu Warga Jepang, Diplomasi Tokyo Berbuah Hasil
Ilustrasi

Tokyo, Sinata.id - Pemerintah Jepang memastikan salah satu dari dua warga negaranya yang ditahan di Iran telah dibebaskan dan tengah dalam perjalanan kembali ke Tanah Air, menyusul upaya diplomatik intensif antara kedua negara dalam beberapa waktu terakhir.

Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menyatakan pembebasan itu terjadi pada Rabu (18/3) setelah penahanan yang berlangsung sejak tahun lalu. Warga tersebut dilaporkan berangkat dari Azerbaijan dan dijadwalkan tiba di Jepang pada Minggu (22/3).

Menurut Motegi, pembebasan itu merupakan hasil dari permintaan berulang yang ia sampaikan kepada Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Meski demikian, pemerintah Jepang tidak mengungkap identitas warga yang dibebaskan.

Satu warga negara Jepang lainnya masih ditahan oleh otoritas Iran. Motegi mengatakan individu tersebut ditangkap pada awal tahun ini dan pemerintah Jepang terus melakukan komunikasi dengan pihak keluarga serta menempuh jalur diplomatik untuk mengupayakan pembebasannya.

Organisasi Committee to Protect Journalists (CPJ) sebelumnya mengidentifikasi tahanan yang ditangkap pada Januari sebagai seorang jurnalis dari lembaga penyiaran publik Jepang, NHK.

Jurnalis tersebut dilaporkan ditahan pada 20 Januari oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran dan kemudian dipindahkan ke Penjara Evin di Teheran pada 23 Februari.

Perkembangan ini terjadi di tengah peningkatan hubungan diplomatik antara Iran dan Jepang.

Dalam pernyataan terpisah, Araghchi menyampaikan kesiapan Iran untuk menjamin keamanan pelayaran kapal-kapal Jepang yang melintasi Selat Hormuz—rute vital bagi pasokan energi global.

Jepang sendiri merupakan salah satu importir minyak terbesar di dunia, dengan sebagian besar pasokannya berasal dari kawasan Timur Tengah dan bergantung pada jalur distribusi melalui Selat Hormuz. (A58)

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.